Tujuh Tempat Pengungsian Siap Tampung Warga Terdampak Banjir Kramat Jati

- Jurnalis

Minggu, 6 Juli 2025 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi banjir  (sumber: suara.com)

ilustrasi banjir (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah menyiapkan tujuh titik lokasi pengungsian bagi warga terdampak banjir, khususnya di wilayah Jakarta Timur.

Hingga Minggu sore, 6 Juli 2025, proses evakuasi terhadap warga yang masih terjebak banjir di kawasan Cililitan, Kramat Jati, terus dilakukan menggunakan perahu karet.

Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa beberapa lokasi pengungsian yang telah digunakan antara lain aula Kantor Kelurahan Bidara Cina, RPTRA Bidara Cina, dan Masjid Jami Al-Abror Bidara Cina yang menampung 33 kepala keluarga (KK) atau 136 jiwa.

Baca Juga :  BNPB Jelaskan Aturan Baru MK: Penetapan Bencana Nasional Tak Wajib Penuhi 5 Indikator

Di Masjid Jami Ittihadul Ikhwan, terdapat 24 KK atau 74 jiwa pengungsi, sementara di SDN 01/02 Kampung Melayu dihuni oleh 36 KK dengan total 119 jiwa.

Selain itu, Masjid Al-Hawi di Cililitan menjadi tempat berlindung bagi 11 pengungsi, dan Mushala Al-Ishlah di Kampus Binawan Cawang menampung 11 KK atau 30 jiwa.

Berdasarkan data BPBD hingga pukul 15.00 WIB, genangan air masih terjadi di 50 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta.

Baca Juga :  Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Meski demikian, beberapa lokasi seperti 3 RT di Kelurahan Gedong, Jakarta Timur, dan 1 RT di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, dilaporkan telah surut.

BPBD menargetkan genangan bisa surut dalam waktu singkat, sembari mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan.

Kondisi ini merupakan dampak dari naiknya status Pos Pantau Sunter Hulu dan Pos Pantau Pesanggrahan ke level siaga 3 pada Minggu dini hari.

Lonjakan permukaan air tersebut telah menyebabkan luapan sungai dan merendam sejumlah wilayah permukiman di DKI Jakarta.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard
Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU
Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 17:05 WIB

Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman

Berita Terbaru