DPRD Kalteng Apresiasi Huma Betang Night: Inovasi Budaya dengan Catatan Penting

- Jurnalis

Minggu, 29 Juni 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II  DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Hj Siti Nafsiah. Foto:Dok/1tulah.com

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Hj Siti Nafsiah. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal melalui inisiasi Huma Betang Night. Kegiatan yang memanfaatkan ruang publik di Bundaran Besar Palangka Raya ini menuai apresiasi positif dari Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah.

Huma Betang Night dinilai sebagai inovasi cerdas dalam menghadirkan hiburan berbasis budaya lokal, sekaligus menjadi wadah pelestarian nilai-nilai falsafah Huma Betang yang menjadi identitas Kalteng.

Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah, menyampaikan bahwa Huma Betang Night selaras dengan pembangunan berbasis identitas daerah dan memiliki potensi besar untuk menjadi ikon budaya Kalteng. Ini adalah langkah maju dalam mempromosikan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas.

Catatan Krusial untuk Keberlanjutan Acara

Meski memberikan apresiasi, Komisi II juga menyampaikan sejumlah catatan penting demi kesuksesan dan keberlanjutan Huma Betang Night di masa mendatang. Siti Nafsiah menyoroti pentingnya penyesuaian pendekatan administratif agar lebih selaras dengan esensi kegiatan budaya. Menurutnya, acara budaya seharusnya bersifat sukarela dan partisipatif, bukan sekadar kewajiban birokratis.

Baca Juga :  Temui Presiden Prabowo, Panglima Jilah Bawa Aspirasi Masyarakat Adat Dayak

“Indikator keberhasilan Huma Betang Night harus diukur dari dampak substantif, seperti peningkatan pendapatan UMKM, keterlibatan komunitas seni, dan kepuasan masyarakat,” ucapnya, Minggu (29/6/2025).

Efisiensi anggaran dan orientasi pada hasil nyata juga menjadi sorotan utama. Komisi II berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan keramaian sesaat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi kreatif dan pelestarian budaya jangka panjang.

Perencanaan Lalu Lintas dan Aspek Teknis Lainnya

Selain itu, Komisi II juga memperhatikan aspek teknis, terutama terkait pengalihan arus lalu lintas di sekitar Bundaran Besar. Penutupan jalan utama membutuhkan perencanaan matang agar tidak mengganggu pengguna jalan.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

“Pemerintah daerah perlu menyusun skema pengalihan arus, area parkir, rambu-rambu, dan memastikan jalur alternatif dalam kondisi layak dan aman,” lugas Siti Nafsiah.

Aspek kebersihan, keamanan, dan keterlibatan komunitas juga harus menjadi perhatian serius. Komisi II berharap Huma Betang Night dapat menjadi ajang kebersamaan yang ramah, berkelanjutan, dan mampu memperkuat daya saing budaya Kalimantan Tengah.

Sinergi untuk Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal

“Komisi II akan terus mendorong sinergi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi untuk mendukung program pembangunan berbasis kearifan lokal, inklusif, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” pungkas Siti Nafsiah.

Komisi II berharap penyelenggaraan Huma Betang Night ke depannya dapat terus ditingkatkan kualitasnya melalui perencanaan yang matang dan melibatkan masyarakat secara luas, menjadikannya acara kebanggaan Kalteng yang berkesinambungan. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard
Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU
Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Berita Terbaru