Belasan Jemaah Haji Terdeteksi COVID-19 Setelah Tiba di Tanah Air, Dirawat di Surabaya

- Jurnalis

Minggu, 15 Juni 2025 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – Sebanyak 11 jemaah haji asal Jawa Timur yang baru saja tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya pada Sabtu, 14 Juni, terindikasi terpapar COVID-19.

Dugaan ini muncul setelah dilakukan pemantauan suhu tubuh menggunakan alat pemindai panas (thermal scanner) serta analisis melalui aplikasi Satu Sehat Health Pass (SSHP).

Para jemaah yang dicurigai terpapar berasal dari wilayah Kediri, Trenggalek, dan Tulungagung, dan mereka termasuk dalam lima kelompok terbang awal yang pulang lebih dahulu dari Tanah Suci.

Menurut keterangan dr Rofiud Darojat, Perwira Jaga Bidang Kesehatan di PPIH Debarkasi Surabaya, proses penyaringan kesehatan dilakukan secara menyeluruh menggunakan beberapa metode, mulai dari pengukuran suhu tubuh, pemantauan gejala pernapasan, hingga penggunaan data digital dari aplikasi kesehatan.

Baca Juga :  Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Bila ditemukan gejala seperti suhu tubuh mencapai atau melebihi 38,5 derajat Celsius atau adanya indikasi masalah pernapasan, maka akan segera dilakukan tes swab antigen.

Jika hasil antigen masih meragukan atau untuk memastikan diagnosis, sampel tambahan akan diambil untuk pemeriksaan laboratorium lanjutan berupa PCR, yang sekaligus mendeteksi potensi infeksi virus corona maupun influenza.

Baca Juga :  Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Walaupun hasil awal dari tes antigen menunjukkan negatif, status akhir masih menunggu hasil dari uji PCR yang saat ini sedang diproses oleh Balai Besar Kekarantinaan (BBKK) Surabaya.

Hasil tersebut diperkirakan akan keluar dalam beberapa hari ke depan. Sebagai upaya pencegahan dini, pihak PPIH Debarkasi Surabaya telah memberikan laporan kepada Dinas Kesehatan di masing-masing kabupaten atau kota asal para jemaah untuk segera melakukan pengawasan kesehatan lanjutan dan penanganan bila diperlukan.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun
Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta
Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap
Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik
Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru
Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla
KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIB

Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap

Rabu, 2 September 2026 - 13:31 WIB

Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik

Rabu, 2 September 2026 - 12:43 WIB

Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru

Rabu, 2 September 2026 - 12:12 WIB

Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 12:04 WIB

KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Berita Terbaru