Hamas dan Israel Sepakat Lakukan Gencatan Senjata Selama 60 Hari

- Jurnalis

Jumat, 30 Mei 2025 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi di Gaza akibat serangan Israel kepada Hamas (sumber: suara.com)

Kondisi di Gaza akibat serangan Israel kepada Hamas (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Kelompok perjuangan Palestina, Hamas, dan Zionis Israel dikabarkan telah menyepakati gencatan senjata selama 60 hari ke depan di Jalur Gaza. Informasi ini dilaporkan oleh penyiar Al Arabiya yang mengutip berbagai sumber pada Kamis, 29 Mei.

Sebelumnya, Hamas menyatakan bahwa mereka menerima usulan baru gencatan senjata yang disampaikan oleh Utusan Khusus Amerika Serikat, Steve Witkoff, melalui jalur mediasi. Usulan ini datang di tengah ketegangan yang terus meningkat di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Heboh Wacana Tarif Kapal Selat Malaka: Malaysia Protes Keras, Menlu Sugiono Beri Klarifikasi Tegas

Dari pihak Israel, penyiar nasional Kan melaporkan bahwa pemerintah setempat juga menyetujui usulan Witkoff. Namun, terdapat perbedaan sikap dari Hamas.

Kelompok tersebut menolak usulan karena dianggap tidak memberikan jaminan terhadap dua hal penting: penghentian perang secara permanen dan penarikan penuh pasukan militer Israel dari Jalur Gaza.

Meskipun demikian, laporan menyebutkan bahwa Witkoff—yang sebelumnya dikenal sebagai utusan khusus Presiden Donald Trump—telah menerima konfirmasi bahwa kedua pihak pada dasarnya sepakat untuk melaksanakan gencatan senjata.

Baca Juga :  Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Gencatan senjata ini, jika benar-benar dilaksanakan, bisa menjadi langkah awal menuju deeskalasi konflik yang selama ini menelan banyak korban di kedua pihak.

Namun, masih perlu ditunggu implementasinya dan kesepakatan lanjutan yang mengatur syarat-syarat perdamaian jangka panjang.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Heboh Wacana Tarif Kapal Selat Malaka: Malaysia Protes Keras, Menlu Sugiono Beri Klarifikasi Tegas
Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX
Gugat Legitimasi Paus Leo XIV, Donald Trump Picu Kemarahan Internasional dan Kecaman Iran
Seimbangkan Kekuatan Timur dan Barat, Prabowo Temui Macron Usai Diskusi Panjang dengan Putin
Iran Peringatkan AS! ‘Nikmati Harga Bensin Sekarang Sebelum Blokade Mengubah Segalanya’
Persaingan Pengaruh di Selat Malaka: Singapura Berdebat dengan Malaysia, Prabowo Ingatkan Kedaulatan RI
Iran Deklarasikan Kemenangan Telak atas AS dan Israel: Donald Trump Setujui 10 Tuntutan Teheran
Cek Fakta: Benarkah Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia? Viral Video AI Jari Enam Jadi Sorotan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 06:57 WIB

Heboh Wacana Tarif Kapal Selat Malaka: Malaysia Protes Keras, Menlu Sugiono Beri Klarifikasi Tegas

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Rabu, 15 April 2026 - 08:33 WIB

Gugat Legitimasi Paus Leo XIV, Donald Trump Picu Kemarahan Internasional dan Kecaman Iran

Selasa, 14 April 2026 - 08:54 WIB

Seimbangkan Kekuatan Timur dan Barat, Prabowo Temui Macron Usai Diskusi Panjang dengan Putin

Senin, 13 April 2026 - 14:09 WIB

Iran Peringatkan AS! ‘Nikmati Harga Bensin Sekarang Sebelum Blokade Mengubah Segalanya’

Jumat, 10 April 2026 - 07:26 WIB

Persaingan Pengaruh di Selat Malaka: Singapura Berdebat dengan Malaysia, Prabowo Ingatkan Kedaulatan RI

Rabu, 8 April 2026 - 12:12 WIB

Iran Deklarasikan Kemenangan Telak atas AS dan Israel: Donald Trump Setujui 10 Tuntutan Teheran

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:48 WIB

Cek Fakta: Benarkah Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia? Viral Video AI Jari Enam Jadi Sorotan

Berita Terbaru