Hari Ini Tercatat Puncak Arus Mudik Lebaran Penumpang Pesawat

- Jurnalis

Rabu, 26 Maret 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana baru Bandara Soekarno-Hatta (sumber: suara.com)

Suasana baru Bandara Soekarno-Hatta (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau yang lebih dikenal sebagai AirNav Indonesia, memproyeksikan adanya peningkatan sebanyak 5 persen dalam pergerakan pesawat selama musim mudik Lebaran dibandingkan tahun lalu. Diperkirakan, puncak arus mudik penumpang pesawat akan terjadi pada Rabu, 26 Maret 2025.

“Puncaknya diperkirakan akan terjadi pada tanggal 26 Maret untuk arus mudik dan puncak arus balik di tanggal 6 April,” ujar Direktur Utama AirNav Indonesia Avirianto Suratno dalam konferensi pers di Stasiun Pasar Senen, Jakarta yang dikutip (25/3/2025).

Avirianto mengungkapkan bahwa selama periode mudik Lebaran, rata-rata pergerakan pesawat harian mencapai 4. 095, yang terdiri dari 2. 253 pesawat berangkat dan 2. 263 pesawat mendarat. Hingga H-7 Lebaran, atau pada hari Senin lalu, total pergerakan pesawat domestik dan internasional mencapai 4. 516 di 60 Bandar Udara.

Dalam periode tersebut, terdapat 10 Bandar Udara yang mencatatkan lonjakan pergerakan pesawat. Bandara Soekarno-Hatta menjadi yang tertinggi dengan 1. 054 pesawat, diikuti oleh Bandara Juanda Surabaya dengan 296 pesawat, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan 235 pesawat.

Baca Juga :  Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris

Tidak kalah signifikan, Bandara Denpasar melayani 358 pesawat, Bandara Balikpapan 172 pesawat, Bandara Kualanamu 160 pesawat, Bandara Halim Perdana Kusuma 152 pesawat, serta Bandara Pekanbaru dengan 104 pesawat.

Avirianto juga menambahkan bahwa AirNav Indonesia telah membuka posko mudik Lebaran selama 24 jam di 60 lokasi kantor cabang AirNav. Selain itu, mereka juga menyediakan layanan operasional 24 jam untuk beberapa Bandar Udara tertentu.

Penumpang Pesawat Naik

Kementerian Perhubungan mencatat adanya peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang angkutan udara domestik selama arus mudik Lebaran 2025. Peningkatan ini sejalan dengan kebijakan penurunan harga tiket pesawat ekonomi domestik sebesar 13-14 persen, yang berlaku selama 15 hari, dari tanggal 24 Maret hingga 7 April 2025, dengan periode pembelian tiket dimulai pada 1 Maret hingga 7 April 2025.

Menurut laporan harian dari Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2025, jumlah penumpang angkutan udara domestik pada tanggal 24 Maret 2025 atau H-7 mencapai 200. 401 penumpang, meningkat 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, 2024. Secara kumulatif, total penumpang domestik dari tanggal 21 Maret hingga 24 Maret 2025 (H-10 hingga H-7) mencapai 722. 439 penumpang, naik sebesar 9,3 persen dibandingkan tahun lalu.

Baca Juga :  Rupiah Menguat ke Level Rp17.550 per Dolar AS, Pasar Nanti Data Kepercayaan Konsumen

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Budi Rahardjo, menjelaskan bahwa kebijakan penurunan harga tiket ini bertujuan untuk meringankan beban biaya perjalanan bagi masyarakat yang ingin mudik. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan mobilitas selama masa Lebaran. Dengan adanya penurunan harga tiket tersebut, masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan yang lebih terjangkau, nyaman, dan aman selama periode mudik Lebaran 2025.

“Kami melihat adanya antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap kebijakan ini. Penurunan harga tiket telah membantu meningkatkan aksesibilitas penerbangan bagi pemudik, yang berdampak pada kenaikan jumlah penumpang angkutan udara secara signifikan,” kata Budi.

Selain itu, sejumlah bandara utama mengalami lonjakan signifikan dalam jumlah penumpang domestik. Bandara Soekarno-Hatta (CGK) mencatat sekitar 56. 060 penumpang pada 24 Maret 2025, yang merupakan kenaikan sebesar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rute penerbangan domestik yang paling banyak dilalui adalah Jakarta-Medan (CGK-KNO), dengan total 5. 487 penumpang dan tingkat keterisian mencapai 98,60 persen.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi
Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino
Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran
Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan
Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik
Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1
Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)
Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 17:08 WIB

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 16:46 WIB

Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Minggu, 13 September 2026 - 10:13 WIB

Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran

Minggu, 13 September 2026 - 10:04 WIB

Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan

Minggu, 13 September 2026 - 05:45 WIB

Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik

Sabtu, 12 September 2026 - 20:52 WIB

Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

Sabtu, 12 September 2026 - 13:55 WIB

Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WIB

Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM

Berita Terbaru