AIIB Siapkan Dana 1 Miliar Dollar AS Untuk IKN: Apakah Proyek Ini Akan Berjalan Lancar?

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istana Garuda di IKN. [Ist]

Istana Garuda di IKN. [Ist]

1TULAH.COM-Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mendapatkan angin segar dalam upaya pembangunan IKN. Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) menyatakan ketertarikannya dan melihat proyek IKN sebagai inisiatif strategis dengan prospek besar, bahkan berpotensi memberikan pendanaan hingga 1 miliar dolar AS.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan optimisme tersebut setelah pertemuan dengan Presiden dan Ketua Dewan Direksi AIIB, H.E. Jin Liqun, di Jakarta, Jumat (14/03/2025).

“Kami optimis bahwa dengan dukungan AIIB dan mitra strategis lainnya, serta dengan memperhatikan masukan yang berharga dari pertemuan ini, kita dapat mewujudkan IKN sebagai ibu kota negara yang modern, hijau, dan inklusif,” ujar Basuki.

Fokus Pembangunan dan Skema Pendanaan

Dalam pertemuan tersebut, Basuki memaparkan potensi proyek strategis di IKN, khususnya pengembangan IKN sebagai Ibukota Politik Negara pada periode 2025-2029. Fokus utama adalah pembangunan infrastruktur inti, termasuk gedung parlemen dan ekosistem pendukungnya.

Baca Juga :  Dorong Pemerataan Sinyal, DPRD Kalteng Minta Program Starlink Jangkau Pemukiman Warga

“Kami memaparkan berbagai proyek strategis yang akan dikembangkan di IKN, dengan fokus pada pembangunan infrastruktur inti yang mendukung target IKN sebagai Ibukota Politik Negara Tahun 2028,” jelas Basuki.

Skema pendanaan yang akan digunakan mencakup kombinasi antara APBN, investasi swasta, Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dan creative financing.

Tahapan Pembangunan dan Integrasi Hunian

Pertemuan juga membahas pentingnya kejelasan tahapan pembangunan IKN (Map Plan) dalam lima tahun ke depan. Integrasi hunian sosial dan komersial di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dinilai krusial untuk menciptakan lingkungan yang dinamis.

Progres Pembangunan IKN Saat Ini

Pembangunan IKN terus berjalan sesuai rencana. Saat ini, fokus pada infrastruktur dasar seperti Istana Kepresidenan, gedung MPR/DPR, dan perumahan ASN.

Baca Juga :  Persidangan Korupsi Kuota Haji: Yaqut Pertanyakan Foto Prabowo dan Fuad Hasan Masyhur di Paris

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 48,8 triliun untuk periode 2025–2029. IKN dirancang sebagai kota hijau yang berkelanjutan, dengan fokus pada lingkungan, teknologi canggih, dan infrastruktur modern.

Tahapan Pembangunan IKN:

  • 2022-2024: Pemindahan tahap awal, pembangunan infrastruktur utama, pemindahan ASN tahap awal.
  • 2025-2029: Pembangunan IKN sebagai area inti yang tangguh.
  • 2030-2034: Melanjutkan pembangunan IKN dengan lebih progresif.
  • 2035-2039: Pengembangan tahap lanjutan IKN.
  • 2040-2045: Mengokohkan reputasi IKN sebagai “Kota Dunia untuk Semua”.

Pembangunan IKN bertujuan untuk mengatasi masalah kepadatan penduduk dan kemacetan di Jakarta, serta mendorong pembangunan yang lebih merata di Indonesia. IKN diharapkan menjadi model kota masa depan yang memberikan kontribusi nyata dalam perubahan iklim global.(Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Ratusan Ribu Hektare Aset Tanah TNI Belum Bersertifikat, 44 Ribu Hektare Berpotensi Pemicu Konflik Agraria
KPK Tahan 8 Tersangka Suap HGB ATR/BPN, Diduga Jadi Pengepul Uang dan Penghubung Swasta
Transformasi Digital Media: RMAB dan MNCN Jamin Independensi Redaksi dalam Integrasi
Dorong Pemerataan Sinyal, DPRD Kalteng Minta Program Starlink Jangkau Pemukiman Warga
Ketegasan Hukum Karhutla: Menhut Raja Juli Bekukan Izin 26 Perusahaan dan Proses Puluhan Kasus Pidana
Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Para Siswa Saat Jajal LRT Kelapa Gading-Manggarai
Distranaker Mura dan Kejari Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN
Minyak Mentah Tembus US$100, Siap-siap Harga Pertamax Naik Jadi Rp20 Ribu?
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 05:22 WIB

Ratusan Ribu Hektare Aset Tanah TNI Belum Bersertifikat, 44 Ribu Hektare Berpotensi Pemicu Konflik Agraria

Rabu, 16 September 2026 - 19:38 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Suap HGB ATR/BPN, Diduga Jadi Pengepul Uang dan Penghubung Swasta

Rabu, 16 September 2026 - 19:31 WIB

Transformasi Digital Media: RMAB dan MNCN Jamin Independensi Redaksi dalam Integrasi

Rabu, 16 September 2026 - 15:53 WIB

Dorong Pemerataan Sinyal, DPRD Kalteng Minta Program Starlink Jangkau Pemukiman Warga

Rabu, 16 September 2026 - 15:48 WIB

Ketegasan Hukum Karhutla: Menhut Raja Juli Bekukan Izin 26 Perusahaan dan Proses Puluhan Kasus Pidana

Rabu, 16 September 2026 - 13:31 WIB

Distranaker Mura dan Kejari Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Rabu, 16 September 2026 - 09:40 WIB

Minyak Mentah Tembus US$100, Siap-siap Harga Pertamax Naik Jadi Rp20 Ribu?

Rabu, 16 September 2026 - 09:32 WIB

Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia

Berita Terbaru