Nikita Willy Ungkap Pola Makan Issa: Tidak Anti Gula, Tidak Pernah Kasih Anak Minuman Kemasan

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nikita Willy bersama Indra Priawan dan putranya, Baby Issa. (Instagram/@nikitawillyofficial94)

Nikita Willy bersama Indra Priawan dan putranya, Baby Issa. (Instagram/@nikitawillyofficial94)

1TULAH.COM-Sebagai seorang ibu, Nikita Willy kerap dipuji karena pola asuhnya yang disiplin dan penuh perhatian dalam mengasuh putranya, Issa Xander Djokosoetono. Ia dikenal menerapkan pola makan sehat, memilih bahan makanan bergizi, dan memastikan tumbuh kembang sang anak berjalan optimal.

Namun, di tengah banyaknya pujian, muncul juga pertanyaan dari warganet terkait apakah Issa pernah mengonsumsi makanan yang mengandung gula tambahan.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Nikita dengan jujur mengungkapkan bahwa Issa mulai mengonsumsi added sugar atau gula tambahan sejak usia satu tahun. Kini, di usianya yang hampir tiga tahun, ia tidak selalu makan makanan yang sempurna setiap saat.

“Issa mulai mengkonsumsi added sugar/ gula tambahan dari usia 1 tahun, sekarang usia hampir 3 tahun makanan yang dia makan nggak selalu sempurna,” tulisnya menjawab pertanyaan netizen.

Sesekali, kata istri Indra Priawan itu, Issa menikmati roti dengan selai atau camilan lainnya di waktu makan pagi, siang, atau malam. Bagi Nikita, hal ini bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan selama masih dalam batas wajar.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

Sebagai orang tua, tentu kita ingin memberikan yang terbaik bagi anak, termasuk dalam hal pola makan. Namun, terlalu membatasi atau melarang jenis makanan tertentu bisa membuat anak merasa terkekang dan justru lebih penasaran untuk mencoba makanan tersebut di luar pengawasan orang tua.

Pendekatan Nikita dalam pola makan anaknya bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang tua. Ia tidak melarang total konsumsi gula tambahan, tetapi tetap memastikan bahwa makanan utama Issa berfokus pada nutrisi yang menunjang tumbuh kembangnya, terutama protein hewani.

“Dia sangat paham bahwa dia harus mengutamakan protein hewani (telur, ikan, ayam, daging, dll) karena kita jelasin kalau mau tinggi harus makan protein hewani,” jelas Nikita. Bahkan, Issa memiliki motivasi tersendiri untuk mengonsumsi makanan bergizi. “Dia bilang dia mau tinggi supaya bisa naik roller coaster!” tambahnya.

Baca Juga :  Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal

Meskipun memberikan kelonggaran dalam konsumsi makanan manis, Nikita tetap memiliki aturan ketat dalam beberapa hal, salah satunya adalah tidak memberikan minuman kemasan kepada Issa.

Keputusan ini menunjukkan bahwa ia tetap memperhatikan kadar gula yang dikonsumsi anaknya, terutama dari sumber yang tidak memiliki nilai gizi tambahan.

“Yang tidak pernah aku kasih adalah minuman kemasan,” tegas dia.

Minuman kemasan memang sering kali mengandung gula dalam jumlah tinggi, pemanis buatan, serta zat aditif lainnya yang bisa berdampak negatif pada kesehatan anak dalam jangka panjang.

Pola asuh Nikita Willy dalam hal pemberian gula pada anaknya menunjukkan pendekatan yang seimbang. Ia tidak melarang total, tetapi tetap memberikan batasan yang jelas dan fokus pada nutrisi utama. Hal ini bisa menjadi inspirasi bagi orang tua lainnya untuk menerapkan pola makan yang sehat dan menyenangkan bagi anak. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Sudah Diikuti 16 Kepala Daerah Terjerat OTT, Pengamat Minta Retret Pembekalan Dihapus
DPRD Kalteng Soroti Pengelolaan Kasda dalam LKPJ APBD 2025: Minta Manajemen Arus Kas Diperkuat!
Menguak Fenomena “Just Friend”: Cuma Teman tapi Rasa Pacar, Kok Bisa?
Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris
Targetkan Semua Sekolah Direnovasi pada 2029, Presiden Prabowo Transfer Anggaran Langsung ke Kepala Sekolah
Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Mendagri Tito Karnavian: Padahal Sudah Diingatkan Presiden
Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara
Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:16 WIB

Sudah Diikuti 16 Kepala Daerah Terjerat OTT, Pengamat Minta Retret Pembekalan Dihapus

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:15 WIB

DPRD Kalteng Soroti Pengelolaan Kasda dalam LKPJ APBD 2025: Minta Manajemen Arus Kas Diperkuat!

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:07 WIB

Menguak Fenomena “Just Friend”: Cuma Teman tapi Rasa Pacar, Kok Bisa?

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:17 WIB

Gerindra Minta Semua Pihak Tak Seret Presiden Prabowo di Kasus Febrie Adriansyah, Sentil Hotman Paris

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:11 WIB

Targetkan Semua Sekolah Direnovasi pada 2029, Presiden Prabowo Transfer Anggaran Langsung ke Kepala Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:04 WIB

Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Mendagri Tito Karnavian: Padahal Sudah Diingatkan Presiden

Senin, 20 Juli 2026 - 10:45 WIB

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara

Senin, 20 Juli 2026 - 10:33 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal

Berita Terbaru