Presiden Prabowo dan Menteri PT Sritex Bertemu Bahas Nasib Karyawan

- Jurnalis

Senin, 3 Maret 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto dok. Biro Pers Sekretariat Pres

Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto dok. Biro Pers Sekretariat Pres

 

1TULAH.COM – Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan sejumlah menteri dan perwakilan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) untuk membahas solusi terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang terjadi di perusahaan tekstil tersebut.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, hadir Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, Menteri BUMN Erick Thohir, serta Tim Kurator dan Koordinator Serikat Pekerja PT Sritex.

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo sangat memperhatikan nasib para pekerja yang terdampak pailitnya PT Sritex sejak Oktober 2024.

Baca Juga :  Usut Korupsi Migas Bekasi Rp2 Triliun, Kejagung Endus Keterlibatan Perusahaan Riza Chalid

Oleh karena itu, pemerintah berupaya mencari solusi agar para eks pekerja dapat memperoleh pekerjaan kembali serta memastikan hak-hak mereka terpenuhi.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menambahkan bahwa pemerintah akan memastikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja tetap diberikan.

Hak-hak seperti jaminan hari tua (JHT) dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) diharapkan dapat segera dicairkan agar membantu para pekerja yang kehilangan pekerjaan.

Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Sukoharjo mengonfirmasi bahwa karyawan PT Sritex telah berhenti bekerja mulai 1 Maret 2025.

Baca Juga :  Tembus Rp115,25 Triliun! Haji Isam Borong 30 Persen Saham Bayan Resources (BYAN)

Kepala Disperinaker Sukoharjo, Sumarno, menyebut bahwa perusahaan selama ini telah memenuhi kewajiban membayar premi jaminan sosial secara tertib.

Direktur Utama PT Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto, turut mengapresiasi loyalitas dan dedikasi para karyawan yang telah membangun perusahaan selama ini.

Ia mengungkapkan bahwa sekitar 8.000 karyawan di Kabupaten Sukoharjo terdampak PHK, sedangkan secara keseluruhan, ada sekitar 12.000 karyawan Sritex dan anak perusahaannya yang kehilangan pekerjaan akibat pailitnya perusahaan tersebut.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks
Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera
DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober
KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN
KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid
Ramai Wacana Label Non-Halal pada Kemasan Rokok, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Minggu, 20 September 2026 - 16:51 WIB

Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Minggu, 20 September 2026 - 05:25 WIB

DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis

Sabtu, 19 September 2026 - 20:57 WIB

KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN

Sabtu, 19 September 2026 - 20:54 WIB

KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

Sabtu, 19 September 2026 - 16:00 WIB

Ramai Wacana Label Non-Halal pada Kemasan Rokok, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Sabtu, 19 September 2026 - 13:27 WIB

Prabowo Ancam Cabut Izin 95 Perusahaan Diduga Dalang Karhutla: Saya Tidak Ragu-Ragu!

Berita Terbaru