Mahasiswa Kritik Makan Bergizi Gratis, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Kalteng

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Ansyari Foto:Dok/1tulah.com

Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Ansyari Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Ansyari menanggapi tuntutan mahasiswa tentang peninjauan kembali program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan kebijakan pemerintah pusat.

Menurutnya, program ini memiliki dampak positif bagi masyarakat. Meskipun faktanya tidak semua masyarakat setuju dengan kebijakan tersebut.

“Program MBG ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat. Tentu tidak semua masyarakat akan menyetujui kebijakan ini. Kebutuhan masyarakat di setiap daerah berbeda-beda, seperti di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Namun, ada juga banyak yang mengapresiasi program ini,” ujar Ansyari, Rabu (19/2/2025).

Legislator Fraksi Gerindra ini, juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap penolakan program MBG oleh sebagian mahasiswa itu. Ia menilai, program ini justru bertujuan membantu masyarakat yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.

Baca Juga :  Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

“Kalau mahasiswa menolak MBG, itu cukup mengkhawatirkan. Program ini menyasar langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Tidak semua pelajar memiliki kemampuan untuk sarapan atau makan siang secara layak. Di zaman saya dulu, bisa sarapan saat SD saja sudah merupakan hal yang bagus. Apalagi makan siang,”ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap melalui program makan bergizi gratis, kualitas gizi anak-anak dapat meningkat. Pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kecerdasan generasi muda di masa depan.

Baca Juga :  Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

“Harapan dari program ini adalah meningkatkan angka kecerdasan generasi penerus bangsa. Dengan gizi yang cukup, tentu perkembangan kognitif dan kemampuan belajar anak akan lebih baik,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, kelompok mahasiswa di Palangka Raya telah menggelar aksi menuntut efisiensi anggaran di Kantor DPRD Kalteng. Salah satu tuntutannya yakni mendesak peninjauan ulang terhadap program makan bergizi gratis dengan mempertimbangkan efektivitas, transparansi, serta mempertimbangkan dampak kebijakan terhadap kesejahteraan masyarakat. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru