Legislator Kalteng Tommy Irawan Ajak Warga Bercocok Tanam secara Hidroponik, Ketahanan Pangan Meningkat!

- Jurnalis

Senin, 23 Desember 2024 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran. Foto:Dok/1tulah.com

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Tommy Irawan Diran, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah dengan menanam sayuran secara hidroponik. Langkah ini dinilai sangat efektif untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam keterangannya, Tommy Irawan melihat potensi besar dari pemanfaatan lahan kosong melalui budidaya hidroponik. “Hidroponik sangat cocok diterapkan di pekarangan rumah, meskipun lahannya sempit,” ujarnya, Minggu (22/12/2024).

Sistem pertanian modern ini dinilai efisien dan efektif karena tidak membutuhkan lahan yang luas serta dapat menghasilkan sayuran segar sepanjang tahun.

Dengan menanam sayuran sendiri, masyarakat dapat mengurangi ketergantungan pada pembelian sayuran di pasar. Hal ini secara otomatis akan menekan pengeluaran rumah tangga dan memberikan jaminan akan kualitas sayuran yang dikonsumsi. “Sayuran yang kita tanam sendiri tentu lebih segar dan bebas dari pestisida,” tambah Tommy.

Baca Juga :  Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Ketahanan Pangan, Kunci Kesejahteraan

Lebih lanjut, Tommy menekankan pentingnya ketahanan pangan keluarga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketersediaan pangan yang cukup dan terjangkau akan memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga. “Dengan menanam sayuran sendiri, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Tommy berharap ajakannya ini dapat disambut positif oleh masyarakat Kalteng. Ia mengajak masyarakat untuk belajar dan mempraktikkan teknik hidroponik. “Banyak sekali sumber belajar tentang hidroponik yang bisa kita akses, baik secara online maupun offline. Mari kita manfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup kita,” ajaknya.

Baca Juga :  Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Hidroponik, Solusi Pertanian Modern

Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanam tanah. Tanaman ditanam pada media inert seperti rockwool, cocopeat, atau styrofoam yang dibasahi dengan larutan nutrisi. Metode ini memiliki banyak kelebihan, antara lain:

  • Efisien penggunaan lahan: Cocok untuk lahan yang terbatas.
  • Produksi tinggi: Dapat menghasilkan panen yang lebih banyak dalam waktu yang lebih singkat.
  • Kualitas hasil panen lebih baik: Sayuran yang dihasilkan lebih segar, bersih, dan bebas dari hama penyakit.
  • Ramah lingkungan: Tidak menggunakan pestisida kimia.

Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki, hidroponik sangat potensial untuk dikembangkan di Kalimantan Tengah. Selain meningkatkan ketahanan pangan keluarga, hidroponik juga dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat.(Ingkit)

 

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru