Kontroversi Lagu Baru Radja: “Apa Sih” Tuai Kritik Mirip Lagu Bruno Mars

- Jurnalis

Minggu, 22 Desember 2024 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Band Radja. [Instagram/iankaselaradja]

Band Radja. [Instagram/iankaselaradja]

1TULAH.COM-Band rock legendaris Indonesia, Radja, baru saja merilis single terbaru mereka yang berjudul “Apa Sih”. Lagu ini diharapkan dapat kembali membawa nama Radja ke puncak popularitas. Namun, alih-alih mendapatkan pujian, lagu ini justru menuai kontroversi di kalangan penggemar. Banyak yang menilai bahwa lagu “Apa Sih” terlalu mirip dengan lagu “APT” milik Bruno Mars yang sempat viral.

Analisis Kesamaan “Apa Sih” dengan “APT”

Dalam unggahan Instagram Ian Kasela, potongan video lagu “Apa Sih” memang memperlihatkan kemiripan yang cukup mencolok dengan lagu “APT”. Mulai dari intro musik yang hampir identik, hingga konsep video klip yang menampilkan gaya retro dan adegan Vadel memainkan drum dengan sudut pengambilan gambar yang sangat mirip dengan Bruno Mars di video klip “APT”.

Baca Juga :  Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Kesamaan ini membuat banyak penggemar merasa kecewa. Mereka menilai bahwa Radja, sebagai band besar dengan sejarah panjang, seharusnya mampu menciptakan karya yang lebih original.

Reaksi Netizen

Beragam komentar pun bermunculan di media sosial. Ada yang mendukung karya terbaru Radja, namun sebagian besar memberikan kritik pedas. Netizen menilai bahwa lagu “Apa Sih” terkesan seperti proyek aji mumpung yang hanya ingin mengikuti tren musik saat ini.

  • @kahar_jo91: “Dari SD saya nge-fans. Hampir semua albumnya saya koleksi dan hampir semua lagu saya hafal. Tapi untuk lagu ini, skip dulu. Lagu ini nggak Radja banget. Apalagi lagi ada sentuhan lagu viral APT, menambah kesan aji mumpung.”

Tanggapan Radja

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Radja terkait tudingan plagiarisme ini. Ian Kasela hanya mengajak para penggemar untuk menyebarluaskan lagu barunya.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Minta Program Pasar Murah Diperluas ke Seluruh Kabupaten

Analisis Lebih Lanjut

Kontroversi yang menimpa lagu “Apa Sih” ini tentu saja menjadi sorotan bagi industri musik Indonesia. Beberapa pertanyaan yang muncul antara lain:

  • Apakah ini murni kebetulan atau ada unsur penjiplakan?
  • Bagaimana pengaruh kontroversi ini terhadap citra Radja?
  • Apa yang harus dilakukan oleh musisi Indonesia untuk menghindari kasus serupa di masa depan?

Lagu “Apa Sih” milik Radja telah memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar musik. Tuduhan plagiarisme yang ditujukan kepada Radja menjadi sebuah pelajaran berharga bagi para musisi untuk selalu menciptakan karya original dan menghindari tindakan yang dapat merugikan reputasi mereka. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami
Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan
Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar
Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Berita Terbaru