Dokter Asal Arab Saudi Beraliran Radikal Serang Perayaan Natal di Magdeburg: 5 Tewas dan Ratusan Luka-luka

- Jurnalis

Minggu, 22 Desember 2024 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prefektur Kanagawa Hadirkan Pasar Natal di Red Brick Warehouse Yokohama. (Istimewa)

Prefektur Kanagawa Hadirkan Pasar Natal di Red Brick Warehouse Yokohama. (Istimewa)

1TULAH.COM-Suasana Natal di Magdeburg berubah menjadi duka mendalam setelah serangan brutal di pasar Natal pada Jumat (20/12/2024).

Jumlah korban tewas terus bertambah menjadi lima orang, termasuk seorang anak kecil, sementara lebih dari 200 orang lainnya mengalami luka-luka. Pelaku, seorang dokter asal Arab Saudi berusia 50 tahun yang tinggal di Jerman, telah ditangkap dan diidentifikasi sebagai Taleb A.

Motif di balik serangan ini masih diselidiki, namun sejumlah fakta mengejutkan telah terungkap. Menurut laporan Der Spiegel, Taleb A. diketahui memiliki pandangan simpati terhadap partai sayap kanan Alternatif untuk Jerman (AfD). Akun media sosialnya juga menunjukkan aktivitas ekstremis yang mengkhawatirkan.

Baca Juga :  Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres 27/2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Digital

Seorang sumber dari Arab Saudi mengungkapkan bahwa pemerintah mereka telah memperingatkan pihak berwenang Jerman tentang pandangan ekstrem Taleb A. jauh sebelum insiden ini terjadi. Bahkan, Taleb A. pernah membuat unggahan di media sosial yang mengancam keamanan dan ketertiban umum.

Media lokal Jerman, FAZ, juga mengungkap hasil wawancara dengan Taleb A. pada tahun 2019. Dalam wawancara tersebut, ia menggambarkan dirinya sebagai “kritikus Islam paling agresif dalam sejarah” dan mengeluhkan kurangnya toleransi dari komunitas Muslim di Jerman.

Dampak terhadap Politik Jerman

Insiden ini terjadi di tengah perdebatan sengit mengenai migrasi dan keamanan di Jerman. Partai AfD, yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, memanfaatkan situasi ini untuk menyerukan kebijakan migrasi yang lebih ketat. Serangan di Magdeburg diperkirakan akan semakin memanaskan suhu politik menjelang pemilu mendadak yang akan digelar pada Februari mendatang.

Baca Juga :  Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Serangan di pasar Natal Magdeburg adalah sebuah tragedi yang mengguncang Jerman dan dunia. Motif politik di balik serangan ini semakin menggarisbawahi pentingnya memerangi ekstremisme dalam segala bentuknya. Pihak berwenang harus bekerja sama untuk mengungkap seluruh jaringan pelaku dan mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan. (Sumber:Suara.com)

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami
Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan
Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar
Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Berita Terbaru