Ini yang Terjadi Jika GERD Kambuh di Malam Hari

- Jurnalis

Sabtu, 30 November 2024 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mengalami GERD.(Sumber: Freepik)

Ilustrasi mengalami GERD.(Sumber: Freepik)

1TULAH.COM – GERD atau Gastro-oesophageal reflux disease bisa menyebabkan kualitas tidur berkurang di malam hari.

Penyakit ini terjadi saat asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan, menyebabkan sensasi terbakar di dada (heartburn) dan ketidaknyamanan.

Menurut konsultan Bedah Gastroenterologi di Manipal Hospital Sarjapur Road, Lohith U kondisi ini bisa semakin parah saat penderitanya tidur berbaring.

“GERD malam hari ditandai dengan refluks asam yang memburuk saat tidur, menyebabkan gangguan seperti rasa terbakar di dada, batuk, tersedak, dan rasa tidak enak di mulut,” katanya, Selasa (26/11/2024).

Baca Juga :  Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Kondisi ini pun membuat penderita mudah terbangun hingga penurunan metabolisme tubuh.

Jika tidak tertangani dengan baik, GERD malam hari bisa berujung pada komplikasi serius seperti esofagitis, tukak, penyempitan kerongkongan, atau kondisi prakanker yang dikenal sebagai Barrett’s oesophagus.

Oleh karena itu, diperlukan pencegahan gejala GERD tidak mengganggu aktivitas harian.

Untuk mencegah dan mengurangi gejala GERD malam hari, Lohith U merekomendasikan beberapa langkah berikut:

Baca Juga :  Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

– Tinggikan kepala tempat tidur sekitar 15-20 cm untuk mencegah asam lambung naik.

– Makan malam lebih awal dengan porsi sedang, hindari makanan pedas atau berlemak sebelum tidur.

– Tidur dengan posisi miring ke kiri untuk mengurangi refluks

– Mengontrol berat badan agar tekanan pada lambung berkurang.

– Gunakan obat seperti antasida atau pengurang asam sesuai resep dokter.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026
Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 28 September 2026 - 04:30 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Rabu, 9 September 2026 - 14:37 WIB

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Berita Terbaru