Dramatis! 10 Nelayan Indonesia Selamat dari Cengkeraman Topan Ilsa

- Jurnalis

Sabtu, 30 November 2024 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI - Kapal Nelayan di Pesisir Muara Gembong Bekasi Jawa Barat bersandar. [Suara.com/M Yacub]

ILUSTRASI - Kapal Nelayan di Pesisir Muara Gembong Bekasi Jawa Barat bersandar. [Suara.com/M Yacub]

1TULAH.COM-Kisah perjuangan hidup dan mati dialami oleh 10 nelayan Indonesia yang terjebak di tengah amukan Topan Ilsa di perairan Australia. Setelah enam hari berjuang melawan ganasnya gelombang dan kekurangan pasokan, mereka akhirnya berhasil diselamatkan oleh pihak berwenang Australia.

Topan Ilsa Mengamuk

Topan Ilsa, salah satu badai tropis paling dahsyat yang pernah melanda wilayah tersebut, menghantam keras perairan Australia pada bulan April lalu. Angin kencang dan gelombang tinggi yang dihasilkan oleh topan ini menyebabkan dua kapal nelayan Indonesia mengalami kerusakan parah.

Terombang-ambing di Laut Lepas

Sepuluh nelayan yang berhasil selamat berasal dari kapal penangkap ikan bernama Express. Mereka terombang-ambing di tengah laut selama enam hari tanpa makanan dan air bersih yang cukup. Kondisi mereka semakin memprihatinkan karena harus menghadapi cuaca ekstrem dan ketakutan akan keselamatan.

Baca Juga :  PT IMK Edukasi Warga Olung Hanangan Kelola Sampah Berbasis Masyarakat

Penyelamatan Dramatis

Beruntung, keberadaan mereka berhasil terdeteksi oleh pesawat patroli Australian Border Force (ABF) yang sedang melakukan misi rutin. Pesawat tersebut melihat kapal Express dalam kondisi rusak parah dan para nelayan yang berada di atasnya.

Sebuah operasi penyelamatan besar-besaran pun segera dilakukan. Tim penyelamat berhasil mengevakuasi seluruh nelayan ke sebuah pulau terdekat dan kemudian memindahkan mereka ke Broome untuk mendapatkan perawatan medis.

Dampak Topan Ilsa

Selain menimpa para nelayan Indonesia, Topan Ilsa juga menyebabkan kerusakan yang signifikan di wilayah Australia Barat. Banyak rumah dan bangunan rusak, serta infrastruktur penting terputus.

Baca Juga :  Modus Antar Pulang, Pria di Barito Timur Tega Cabuli Anak di Bawah Umur di Pondok Sepi

Meskipun 10 nelayan telah berhasil diselamatkan, nasib dua kapal nelayan Indonesia lainnya yang hilang masih belum diketahui. Upaya pencarian terus dilakukan oleh pihak berwenang Australia dan Indonesia.

Solidaritas Internasional

Peristiwa ini telah menyoroti pentingnya kerja sama internasional dalam menghadapi bencana alam. Bantuan kemanusiaan dari berbagai negara telah mengalir untuk membantu para korban Topan Ilsa.

Kejadian ini juga menjadi pelajaran berharga bagi para nelayan dan pemilik kapal untuk selalu memperhatikan keselamatan saat melaut. Perlu adanya peningkatan standar keselamatan dan peralatan navigasi pada kapal-kapal nelayan. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Buka Turnamen Futsal PWI se-DAS Barito, Wabup Rahmanto:  Perkuat Solidaritas Insan Pers 
KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp21,2 Miliar dalam Kasus OTT Bupati Sukoharjo
Usut Tuntas Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Mega Korupsi
Kawal Pemerataan Pembangunan hingga Desa, DPRD Kalteng Soroti Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Babak Baru Kasus Asabri: Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR Sebagai Tersangka
Prancis Tembus Semifinal Piala Dunia, Laga Pembuka Barcelona di La Liga 2026-2027 Resmi Ditunda!
Bongkar Modus Korupsi Bupati Sukoharjo: Potong Insentif Pegawai 40% dan Lanjutkan ‘Tradisi’ Suami
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Kejagung Tegaskan Proses Hukum Tetap Jalan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:29 WIB

Buka Turnamen Futsal PWI se-DAS Barito, Wabup Rahmanto:  Perkuat Solidaritas Insan Pers 

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:41 WIB

KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp21,2 Miliar dalam Kasus OTT Bupati Sukoharjo

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:53 WIB

Usut Tuntas Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Mega Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:39 WIB

Kawal Pemerataan Pembangunan hingga Desa, DPRD Kalteng Soroti Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:22 WIB

Babak Baru Kasus Asabri: Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR Sebagai Tersangka

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:24 WIB

Prancis Tembus Semifinal Piala Dunia, Laga Pembuka Barcelona di La Liga 2026-2027 Resmi Ditunda!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:04 WIB

Bongkar Modus Korupsi Bupati Sukoharjo: Potong Insentif Pegawai 40% dan Lanjutkan ‘Tradisi’ Suami

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:43 WIB

Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Kejagung Tegaskan Proses Hukum Tetap Jalan

Berita Terbaru