1tulah.com, TAMIANG LAYANG – Sehari setelah berfoto bersama Wartawan Senior M.Jaya yang akan maju untuk nahkodai PWI Barito Timur (Bartim), Yartono yang juga mantan ketua PWI dua Periode mendapatkan perlakuan dan tindakan yang sangat memilukan dari Ketua PWI Bartim yang masih aktif saat ini,Kamis (03/10/2024).
Hanya dengan alasan Yartono belum berkesempatan mengikuti Uji Kopetensi Wartawan (UKW) yang mana ada masalah dualisme kepemimpinan PWI Pusat dan berdampak pada gugurnya keanggotaan yang bersangkutan.
Yartono menyampaikan kepada rekan – rekan wartawan di Bartim, “Ya, ini kali kedua saya dizolimi setelah sebelumnya diberhentikan sepihak dari kepengurusan atau bendahara PWI Bartim periode 2023-2025, kini malah dirinya dinyatakan keanggotaannya gugur oleh Ketua PWI Bartim, melalui surat nomor: 003/PWI-BT/X/2024 tanggal 2 Oktober 2024,” keluh Yartono di Tamiang Layang
Menurut Yartono, sebagai pemegang kartu biru dengan Nomor Anggota 18.00.17687.15B yang bekerja di Media HU Tabengan masih berlaku hingga 30 Maret 2025, menilai tindakan ini memperkeruh suasana dan mungkin ada motif tertentu, sebab dengan adanya dualisme kepengurusan PWI Pusat, pelaksanaan UKW di bekukan dewan Pers.
Sehingga tidak ada pelanggaran yang dilakukan apalagi melanggar PDART PWI, tapi masalah PWI Kabupaten sok berkuasa dan melangkahi kewenangannya memberhentikan anggota tanpa peringatan.
Ditambahkan dia, yang berhak memberhentikan dan menyatakan gugurnya keanggotaan PWI adalah PWI Pusat bukan PWI Kabupaten, jadi yang melampaui kewenangan dan melanggar PDART adalah PWI Kabupaten.
Lebih lanjut, Yartono mengatakan meskipun dalam isi suratnya, Ketua PWI Barito Timur Prasojo Eko Aprianto menjelaskan bahwa dikeluarkannya Yartono dari anggota biasa PWI Bartim mengungkapkan surat PWI Pengurus Pusat Nomor 274/PWI-P/LXXVIII /2024 Perihal keputusan Konkernas tentang Diskresi perpanjangan KTA, dengan ini keanggotaan saudara yartono gugur dikarenakan sampai 30 September 2024 belum mengikuti Uji Kometensi Wartawan (UKW), sesuai dengan surat PWI Pusat poin nomor empat (4) yang berisikan bahwa : Seluruh anggota PWI wajib lulus UKW. Bagi anggota PWI yang belum kompoten dan KTA aktif berlaku sampai 30 September 2024 untuk mengikuti UKW, setelah tanggal tersebut ,semua anggota biasa yang belum UKW dinyatakan gugur.
Sebagai mantan Ketua PWI Barito Timur dua (2) periode (2018-2020 ,2020-2022) yang secara resmi dilantik oleh ketua umum PWI Pusat melalui PWI Provinsi Kalimantan Tengah ,justru balik mempertanyakan isi selebaran surat yang dilayangkan oleh Ketua PWI Bartim Prasojo Eko Aprianto yang seoleh-olah melebihi kewenangan dari PWI Pusat, yang dengan dualisme ini mestinya dalam status qou, atau tidak dilaksanakan apalagi UKW PWI di hentikan Dewan Pers.
Yartono yang biasa disapa Ngekek atau Yulius ini menyampaikan Keputusan atau surat PWI Kabupaten Bartim ini sangat tendensius dan ngawur, sebab UKW tidak ada ko dijadikan alasan, jadi dari fakta yang ada, jasa dan perjuangan selama menjabat sebagai Ketua PWI di perode kedua tahun 2021 pernah menyelenggarakan UKW se-Kalteng yang di biayai oleh Pemda Bartim dengan anggaran sebesar Rp.80.000.000,- (Delapan Pulu Juta Rupiah) yang bertempat di Gedung Pertemuan Umum Mantawara, Tamiang Layang, Kabupaten Bartim.
“Dengan adanya pemberhentian ini, dirinya akan meminta klarifikasi PWI Provinsi Kalimantan Tengah dan PWI Pusat, sebagai upaya meminta keadilan dan jika tidak ditanggapi maka akan melakukan upaya hukum,” ucap Yartono
Sementara itu ketua PWI Barito Timur Prasojo Eko maupun Sekretarisnya Devina Risti, belum bisa ditemui untuk dilakukan dikonfirmasi. (zek).

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)






![Ilustrasi Sabu. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230610_074458-225x129.jpg)







![Ilustrasi Sabu. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230610_074458-360x200.jpg)




![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



