Densus 88 Gerebek Terduga Teroris di Kota Batu, Sebelumnya Pura-pura Minta Sumbangan 17-an

- Jurnalis

Kamis, 1 Agustus 2024 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Gegana mengamankan lokasi penggeledahan terkait dengan dugaan teroris  (sumber: suara.com)

Petugas Gegana mengamankan lokasi penggeledahan terkait dengan dugaan teroris (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Warga Desa/Kecamatan Junerejo Kota Batu dikejutkan dengan penyerangan Densus 88 Polri Anti Teror pada Kamis (2024/08/01).

Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap tiga orang yang berada di rumah tersebut.

Yulianto, Ketua RT 01/RW 08, mengatakan tiga orang yang diamankan terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan.

Yulianto mengatakan, ketiga orang tersebut merupakan ayah, ibu, dan seorang anak berusia sekitar 19 tahun.

Katanya, mereka berasal dari Jakarta dan tinggal di rumah yang juga milik warga Jakarta.

Baca Juga :  Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Yulianto mengatakan, ia berencana menyewa rumah itu selama dua tahun dan kini sudah tinggal di sana selama satu setengah tahun.

Yulianto menilai keluarganya tertutup. Karena itu, ia bingung mencari cara untuk mengenal keluarga tersebut tanpa menimbulkan kecurigaan.

“Saya sempat bingung bagaimana caranya masuk ke rumah mereka. Akhirnya, kita saya bersama anggota Polri berpura-pura meminta sumbangan HUT RI,” katanya mengutip Times Indonesia-jaringan Suara.com, Kamis (1/8/2024).

Baca Juga :  Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

“Kita diterima baik oleh istrinya, kemudian sang suami datang memberikan uang Rp 50 ribu,” ujar Yulianto.

Densus 88 Anti Teror langsung menggambarkan situasi rumah yang ditinggali keluarga tersebut setelah berhasil masuk ke dalam rumah tersebut.

Saat ditanya Yulianto di mana ia saat penggerebekan, Ia bilang dirinya tengah berada di Malang Selatan.

Terkait aktivitas ketiga terduga teroris tersebut, Yulianto kembali menyatakan belum mengetahui secara pasti aktivitas ketiga terduga teroris tersebut.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak
Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi
Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Minggu, 6 September 2026 - 10:34 WIB

Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan

Sabtu, 5 September 2026 - 12:15 WIB

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 12:09 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WIB

Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

Berita Terbaru