1TULAH.COM-Penghapusan jurusan IPA, IPS, dan bahasa di SMA menuai pujian dari pakar pendidikan. Menurut Ina Liem, kebijakan ini dapat membantu siswa yang selama ini bingung menentukan arah belajar dan terbebas dari tekanan orang tua untuk memilih jurusan tertentu.
“Tepat sekali jurusan dihapus. Mengkotak-kotakkan jurusan selama ini justru membuat anak bingung,” ujar Ina dikutip dari Suara.com, Minggu (21/7/2024).
Ina mencontohkan, banyak siswa yang dipaksa orang tua masuk jurusan IPA, padahal tidak sesuai minat dan bakat mereka. Hal ini, menurut Ina, dapat menghambat potensi dan perkembangan siswa.
Dengan dihapusnya jurusan, siswa memiliki keleluasaan untuk memilih mata pelajaran sesuai minat dan bakat. “Siswa jadi bebas bereksplorasi dan menemukan apa yang mereka sukai,” jelas Ina.
Kebijakan ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang lebih kreatif, inovatif, dan siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompleks.
Manfaat Penghapusan Jurusan:
- Membantu siswa menemukan minat dan bakat
- Membebaskan siswa dari tekanan orang tua
- Mengembangkan potensi siswa secara maksimal
- Melahirkan generasi muda yang kreatif dan inovatif
Tantangan yang Dihadapi:
- Persiapan guru dan sekolah
- Ketersediaan sarana dan prasarana
- Mindset orang tua dan siswa
Meskipun terdapat tantangan, penghapusan jurusan di SMA dinilai sebagai langkah maju dalam dunia pendidikan Indonesia. Diharapkan kebijakan ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi para siswa dan masa depan bangsa. (Sumber:Suara.com)

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)




















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



