1TULAH.COM – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa Elaelo, yang dikabarkan sebagai pengganti platform media sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter), bukanlah produk pemerintah.
Elaelo menarik perhatian masyarakat karena adanya ancaman pemblokiran terhadap X oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akibat konten pornografi yang dilarang di Indonesia.
Budi Arie Setiadi menjelaskan bahwa situs Elaelo tidak dibuat oleh pemerintah atau Kominfo.
Penelusuran terhadap domain .id yang digunakan oleh Elaelo dilakukan oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi). Ketua Pandi, John Sihar Simanjuntak, mengonfirmasi bahwa domain tersebut bukan milik Kominfo dan didaftarkan melalui registrar Qwords. Namun, identitas pendaftar domain tersebut tidak dapat diungkapkan.
Situs Elaelo menampilkan halaman dengan latar belakang hitam, logo Garuda Pancasila, dan pesan “Under Construction by Kominfo,” serta hitungan mundur dan pesan “Ela Elo Is Coming, Big Features Will Be Ready.” Pakar keamanan siber menilai tindakan ini tidak etis dan mungkin melanggar hukum.
Alfons Tanujaya dari Vaksin.com menjelaskan bahwa pada awalnya, Elaelo menarik perhatian publik dengan menjanjikan 1.000 centang biru bagi pengguna pertama yang mendaftar, serta mengklaim sebagai platform kebanggaan anak bangsa. Namun, tindakannya kemudian dinilai tidak etis dan berpotensi melanggar hukum.
Penulis : Laili Rukhmina

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)





![Ilustrasi Sabu. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230610_074458-225x129.jpg)



![Mobil mewah Harvey Moeis yang terpajang di BPA Fair untuk dilelang kejaksaan, Kebagusan, Jakarta Selatan pada Kamis, 21 Mei 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/koleksi-moeis-225x129.jpg)




![Ilustrasi Sabu. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230610_074458-360x200.jpg)




![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



