DKPPP Barsel Siapkan SDM Pengelola Perairan Darat

- Jurnalis

Selasa, 11 Juni 2024 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ida Safitri, Kepala DKPPP Barsel (kiri pojok) saat berfoto bersama peserta dan panitia pelatihan, usai acara pelatihan budidaya perikanan resmi dibuka, bertempat di Aula Kantor Bappeda, Senin (10/6/2024). 
Foto. Alifansyah/1tulah.com

Ida Safitri, Kepala DKPPP Barsel (kiri pojok) saat berfoto bersama peserta dan panitia pelatihan, usai acara pelatihan budidaya perikanan resmi dibuka, bertempat di Aula Kantor Bappeda, Senin (10/6/2024). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai pengelola perairan darat di wilayah setempat dengan menggelar pelatihan tentang budidaya perikanan.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan, Lilly Aprilya Pregiwati melalui Zoom yang diikuti melalui Aula Kantor Bappeda, Senin (10/6/2024).

Kepala DKPPP Barsel, Ida Safitri menerangkan, pelatihan tersebut merupakan salah satu 5 program prioritas ekonomi biru dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) hasil kerjasama dengan Food and Agriculture Organization (FAO) yang diberi nama Ifish Project (IP).

“Program ini bertujuan untuk menjaga kelestarian dan keberlanjutan kelautan perikanan guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian serta keseimbangan ekologi kelautan dan perikanan,” terangnya.

Ia menuturkan, pelatihan tersebut dilaksanakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Aparatur, dan Koperasi Konsumen Kopeg Mina Usaha Puslitbang Perikanan, dengan tema ‘Training on the Ecosystem Approach Aquacolture to in Five Districts of IFish Sites. In Speectra Location Patratani, and at National Levels’, yang dimulai dari tanggal 10-12 Juni 2024.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Dua Pelaku Begal Penembak Bripka Arya Supena Hingga Meninggal

Untuk itu, lanjutnya, pelatihan tersebut memang sangat penting diadakan guna meningkatkan pengetahuan, wawasan dan menciptakan SDM yang baik untuk menjaga kelestarian sumber daya hayati pada perairan darat khususnya dalam budidaya perikanan.

Karena, menurutnya, banyak faktor yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan ekosistem, terutama sumber daya hayati yang disebabkan oleh tingkah laku manusia. Selain sebagai sumber daya air baku bagi kebutuhan domestik dan irigasi, perairan darat juga mendukung keberlanjutan ekosistem serta menjadi sumber penghidupan bagi umat manusia khususnya yang berada di perairan.

“Dalam hal ini perairan darat memiliki peranan yang sangat vital bagi kehidupan kita, namun di sisi lain juga menjadi suatu tantangan kita ke depannya, bagaimana mengelola perairan darat ini supaya bisa semakin kompleks, baik itu mulai dari pencemaran, perubahan iklim hingga konflik kepentingan dalam pemanfaatannya,” tutur wanita yang akrab disapa ibu Ida itu.

Baca Juga :  Polisi Tetapkan 15 Pelaku Utama Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe

Ia mengatakan, kegiatan pelatihan tersebut juga merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel terhadap program ekonomi biru dari KKP, karena, dalam konteks ekonomi biru tidak hanya peduli dengan ekologi saja, tetapi juga mendukung kegiatan sosial, ekonomi, serta loyaritas dalam pelaksanaan dan perencanaan akuakultur.

Ia menambahkan, Pemkab Barsel mengucapkan terimakasih serta syukur yang tak terhingga atas perhatian dari KKP dan FAO, yang telah menjadikan Kabupaten Barsel sebagai penerima manfaat untuk dapat menjalankan program ekonomi biru, karena untuk wilayah Kalimantan Tengah hanya dua daerah yang terpilih, yakni Kabupaten Barsel dan Kuala Kapuas.

“Semoga kegiatan pelatihan ini dapat memberikan banyak pelajaran dan pengetahuan kepada seluruh peserta dalam budidaya perikanan, serta bisa memberikan manfaat bagi daerah yang bersemboyan Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” kata Ida Safitri. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial
Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya
BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS
Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan
Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU
Polisi Tetapkan 15 Pelaku Utama Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe
Diduga Langgar Etik, 3 Hakim Peradilan Militer Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilaporkan ke MA
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:47 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:26 WIB

Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:37 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:21 WIB

Polisi Tetapkan 15 Pelaku Utama Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:31 WIB

Diduga Langgar Etik, 3 Hakim Peradilan Militer Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilaporkan ke MA

Selasa, 19 Mei 2026 - 06:34 WIB

Sule Diduga Jadi Sosok Host Senior yang Lempar Naskah ke Muka Tim Kreatif Ini Talkshow, Ini Pemicunya

Berita Terbaru