Polisi Tangkap Dua Pelaku Begal Penembak Bripka Arya Supena Hingga Meninggal

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ditangkap polisi (sumber: suara.com)

Ilustrasi ditangkap polisi (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Polda Lampung berhasil menangkap dua pelaku begal atau pencurian dengan pemberatan yang terlibat dalam penembakan anggota Polri Bripka Arya Supena hingga meninggal dunia. Kedua pelaku berinisial HAM dan RON ditangkap di lokasi berbeda.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan HAM ditangkap di wilayah Lampung Timur, sedangkan RON diamankan di Kabupaten Pesawaran. Saat proses penangkapan, kedua pelaku disebut melakukan perlawanan aktif yang membahayakan petugas.

Menurut Helfi, tersangka HAM melawan petugas sehingga polisi mengambil tindakan tegas dan terukur.

Baca Juga :  Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten

Sementara itu, pelaku RON juga melakukan perlawanan menggunakan senjata api rakitan hingga akhirnya ditembak dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kapolda menjelaskan kedua pelaku merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor yang menyebabkan Bripka Arya Supena gugur saat mencoba menggagalkan aksi mereka di sebuah toko di Bandar Lampung.

HAM berperan menyiapkan kendaraan, sedangkan RON menjadi eksekutor yang membobol kunci motor korban.

Baca Juga :  9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Sebelum beraksi, keduanya diketahui berkeliling Kota Bandar Lampung untuk mencari target kendaraan yang akan dicuri.

Saat aksi berlangsung, Bripka Arya Supena yang berada di lokasi berupaya mengamankan pelaku dengan menodongkan senjata api.

Namun, pelaku RON melakukan perlawanan hingga terjadi pergulatan dan berhasil merebut senjata milik Bripka Arya Supena.

Senjata tersebut kemudian digunakan pelaku untuk menembak kepala korban hingga meninggal dunia sebelum akhirnya keduanya melarikan diri.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Berita Terbaru