Hobi Nonton Film Bergenre Horor di Kalangan Anak-anak, Apa yang Harus Dilakukan Orangtua?

- Jurnalis

Jumat, 7 Juni 2024 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi anak nonton film horor (Freepik/Serhii Bobyk)

Ilustrasi anak nonton film horor (Freepik/Serhii Bobyk)

1TULAH.COM-Selain film bergender action, film horor ternyata lebih disukai anak-anak daripada film bertema drama percintaan. Namun, menonton film horor sebaiknya disesuaikan dengan usia agar tidak mengganggu perkembangan dan kepribadian anak.

Menjelang libur sekolah, bioskop akan dipenuhi beragam judul film baru sebagai pemikat keluarga untuk datang menonton. Tak hanya, film bertema keluarga, beberapa bahkan ada yang bertemakan horor. Lalu, bagaimana sebenarnya aturan soal mengajak anak nonton film horor?

Setiap film seharusnya mempunyai batasan umur tertentu bagi orang yang ingin menontonnya, termasuk film horor. Sayangnya, sering kali orang tua mengabaikan hal ini dan malah tanpa ragu mengajak anak nonton film horor yang sedang tayang di bioskop.

Banyak orang tua berpikir, selama tidak ada adegan seks, maka tayangan dianggap aman untuk anak-anak. Padahal tanpa disadari, adegan kekerasan sekecil apa pun bisa saja terjadi berbahaya bagi anak-anak.

Dalam jurnal The Effect of Watching Horror Film on Health Children and Adolescents in Indonesia, disebutkan bahwa hanya sedikit orang tua yang memahami bahwa film horor dapat memengaruhi emosi dan kepribadian anak.

Dalam jurnal tersebut juga disebutkan satu contoh kasus di mana seorang remaja Indonesia yang menyukai film horor bisa membunuh tetangganya yang masih seorang balita.

Baca Juga :  Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri

Meski begitu, bukan berarti film horor buruk untuk ditonton. Film horor tetap punya nilai-nilai positif. Hanya saja, menonton film horor sebaiknya disesuaikan dengan usia agar tidak mengganggu perkembangan dan kepribadian anak.

Nah, bagi orang tua yang sedang mempertimbangkan untuk mengajak anak nonton film horor, coba pertimbangkan dulu beberapa hal berikut, seperti dikutip dari Parent Squad:

  1. Pilih Film yang Sesuai

Film harus sesuai dengan usia dan kesiapan emosional anak. Jadi, pastikan untukmemperhatikan rating film dan rekomendasi usia yang diberikan oleh badan sensor atau pengawasan film setempat.

  1. Preview Film Terlebih Dahulu

Sebelum mengajak anak nonton film horor, tak ada salahnya orang tua untuk mencaritahu review film secara keseluruhan, apakah ada adegan yang mungkin tidak sesuai untuk anak. Atau,bisa juga dengan meminta testimoni dari sesama orang dewasa yang sudah menonton film tersebut.

Sebelum menonton film, jangan lupa untuk memberikan penjelasan sederhana lebih dulu kepada anak tentang apa yang akan mereka lihat. Jelaskan genre film tersebut, bagaimana alur ceritanya secara garis besar, dan hal-hal yang mungkin menjadi perhatian anak.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp 17.645 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah!

Diskusi ini juga perlu dilakukan setelah menonton film,terutama tentang apa yang baru saja mereka lihat. Tanyakan pendapat mereka tentang cerita, karakter, dan pesan yang disampaikan oleh film.

  1. Pilih Waktu yang Tepat

Pilihlah waktu yang tepat untuk menonton film bersama anak. Pastikan mereka dalam suasana hati yang baik dan tidak terlalu lelah atau stres.

  1. Berikan Peringatan Jika Ada Adegan Menakutkan atau Kekerasan

Jika film mengandung adegan yang menakutkan, kekerasan, atau berisi konten yang sensitif, berikanlah penjelasan sederhana yang bisa dipahami oleh anak. Berbicaralah tentang bagaimana perasaan mereka tentang adegan tersebut, dan bahwa mereka bisa meminta untuk berhenti menonton jika merasa tidak nyaman.

Orang tua juga bisa memberikan dukungan kepada anak untuk mengatasi perasaan yang muncul setelah menonton film,terutama jika film tersebut menimbulkan ketakutan atau kecemasan. Jadilah pendengar yang empati dan berikan dukungan yang dibutuhkan.

Dengan mempertimbangkan hal-hal di atas, orang tua dapat memastikan bahwa pengalaman menonton film horor bersama anak tidak akan memberi dampak negatif terhadap perkembangannya. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya
BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS
Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan
Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU
Polisi Tetapkan 15 Pelaku Utama Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe
Diduga Langgar Etik, 3 Hakim Peradilan Militer Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilaporkan ke MA
Sule Diduga Jadi Sosok Host Senior yang Lempar Naskah ke Muka Tim Kreatif Ini Talkshow, Ini Pemicunya
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:26 WIB

Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:37 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:21 WIB

Polisi Tetapkan 15 Pelaku Utama Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:31 WIB

Diduga Langgar Etik, 3 Hakim Peradilan Militer Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilaporkan ke MA

Selasa, 19 Mei 2026 - 06:34 WIB

Sule Diduga Jadi Sosok Host Senior yang Lempar Naskah ke Muka Tim Kreatif Ini Talkshow, Ini Pemicunya

Selasa, 19 Mei 2026 - 06:21 WIB

10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI

Berita Terbaru