Telkom Ungkap Rugi Investasi di GOTO Rp403 M di Kuartal 1 2024

- Jurnalis

Kamis, 18 April 2024 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telkom harus gigit jari karena investasi anak usaha mereka yakni Telkomsel di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih mengalami kerugian. (sumber: suara.com)

Telkom harus gigit jari karena investasi anak usaha mereka yakni Telkomsel di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih mengalami kerugian. (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) alias Telkom harus gigit jari sebab investasi anak usaha mereka yakni Telkomsel di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masih mengalami kerugian.

Dalam laporan keuangan yang diunggah emiten telekomunikasi plat merah ini di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 18 April 2024, TLKM mencatatkan kerugian yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas investasi sedalam Rp403 miliar pada kuartal 1 2024.

Kondisi tersebut memburuk dibanding kuartal I 2023 yang meraih keuntungan investasi belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas investasi.

“Per tanggal 31 Maret 2024, Telkomsel menilai nilai wajar investasi di GOTO dengan menggunakan nilai pasar saham GOTO sebesar Rp69 per saham. Jumlah rugi yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar investasi Telkomsel pada GOTO pada tanggal 31 Maret 2024 adalah sebesar Rp403 miliar dan disajikan sebagai rugi yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas investasi dalam laporan laba rugi konsolidasian,” tulis laporan keuangan itu.

Baca Juga :  Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

Dijelaskan jika Investasi pada obligasi konversi yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi merupakan investasi jangka panjang yang dimiliki oleh Telkomsel dan MDI dalam bentuk obligasi konversi pada berbagai perusahaan rintisan yang bergerak di bidang informasi dan teknologi, yang akan langsung dikonversi menjadi saham saat jatuh tempo.

Bagian kumulatif rugi atas investasi pada entitas asosiasi yang tak diakui hingga periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 masing-masing adalah sebesar Rp333 miliar dan Rp360 miliar.

Baca Juga :  Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

Secara keseluruhan, laba TLKM sepanjang 3 bulan pertama tahun bisa mencapai Rp 6,173 triliun. Laba tersebut turun tipis dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 6,355 triliun.

Sedanfkan laba bersih per saham perusahaan ini tercatat Rp 61,1 pada kuartal I-2024. Turun dibandingkan kuartal I-2023 yang sebesar Rp 64,85 per saham.

Pada kuartal I-2023 Telkom mencatatkan pendapatan Rp 37,419 triliun atau naik dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 36,09 triliun.

Tetapi, jumlah beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi meningkat tipis jadi Rp 9,625 triliun di kuartal I-2024 dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 9,174 triliun.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin
Update Harga BBM Mei 2026: Pertamax Turbo dan Dex Series Naik, Mengapa Pertamax Masih Ditahan?
Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah Rp17.346 per Dolar AS: “Perfect Storm” Hantam Ekonomi Nasional
Kado Manis May Day 2026: Presiden Prabowo Teken Perpres 27/2026, Potongan Ojol Resmi Turun Jadi 8%!
Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!
Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS
Fundamental Ekonomi Kokoh, BI Optimis Rupiah Tetap Resilien Melawan Gejolak Geopolitik
Hati-hati! Ini 9 Saham Sultan dengan Kepemilikan Terpusat Versi Bursa Efek Indonesia
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:47 WIB

Update Harga BBM Mei 2026: Pertamax Turbo dan Dex Series Naik, Mengapa Pertamax Masih Ditahan?

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:01 WIB

Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah Rp17.346 per Dolar AS: “Perfect Storm” Hantam Ekonomi Nasional

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:53 WIB

Kado Manis May Day 2026: Presiden Prabowo Teken Perpres 27/2026, Potongan Ojol Resmi Turun Jadi 8%!

Senin, 27 April 2026 - 17:19 WIB

Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!

Senin, 27 April 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 - 09:48 WIB

Fundamental Ekonomi Kokoh, BI Optimis Rupiah Tetap Resilien Melawan Gejolak Geopolitik

Kamis, 23 April 2026 - 09:39 WIB

Hati-hati! Ini 9 Saham Sultan dengan Kepemilikan Terpusat Versi Bursa Efek Indonesia

Berita Terbaru