1TULAH.COM-Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menegaskan bahwa Bank Indonesia tetap berada di garda terdepan dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.
Meski saat ini Rupiah tengah menghadapi tekanan hebat akibat ketidakpastian pasar keuangan internasional dan gejolak geopolitik, BI memastikan bahwa fundamental ekonomi nasional tetap kokoh.
Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar secara virtual pada Rabu (22/4/2026), Perry meyakinkan pasar bahwa BI memiliki “amunisi” yang sangat memadai untuk melakukan intervensi dan stabilisasi.
Cadangan Devisa: Fondasi Kuat Ketahanan Eksternal
Salah satu poin utama yang ditegaskan oleh Perry Warjiyo adalah posisi cadangan devisa (Cadev) Indonesia yang berada di angka 148,2 miliar dolar AS. Angka ini dinilai jauh di atas standar kecukupan internasional.
“Kami terus melakukan stabilisasi nilai tukar Rupiah. Cadangan devisa kami sebesar 148,2 miliar dolar AS masih lebih dari cukup untuk memastikan stabilisasi ini,” ujar Perry.
Cadangan devisa tersebut berfungsi sebagai jaring pengaman untuk:
-
Intervensi Pasar: Menjaga pasokan dolar di pasar domestik guna meredam volatilitas berlebih.
-
Ketahanan Eksternal: Memastikan Indonesia mampu menghadapi dampak dari ketegangan geopolitik dunia yang tidak menentu.
Strategi BI: Optimalkan SRBI dan Tarik Modal Asing
Selain mengandalkan intervensi fisik di pasar valas, Bank Indonesia juga memperkuat kebijakan moneter melalui instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
Selama sebulan terakhir, BI telah melakukan penyesuaian pada struktur imbal hasil (yield) instrumen tersebut. Langkah strategis ini bertujuan untuk:
-
Menarik Aliran Modal Asing (Portfolio Inflow): Dengan imbal hasil yang lebih kompetitif, investor asing diharapkan kembali masuk ke pasar domestik.
-
Memperkuat SBN: Tidak hanya melalui SRBI, aliran modal juga diarahkan untuk memperkokoh posisi Surat Berharga Negara (SBN).
-
Likuiditas Terjaga: Memastikan ketersediaan likuiditas yang sehat di pasar keuangan nasional.
Analisis BI: Rupiah Saat Ini Masih Undervalued
Secara teknis, Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa posisi kurs Rupiah hari ini berada di bawah nilai wajarnya atau undervalued. Namun, dengan melihat data makroekonomi, BI optimis Rupiah akan segera menemukan titik keseimbangan baru yang lebih kuat.
Faktor Pendukung Penguatan Rupiah:
-
Pertumbuhan Ekonomi yang Tinggi: Indonesia tetap menunjukkan performa pertumbuhan yang solid di tengah perlambatan global.
-
Inflasi Rendah: Terjaganya daya beli masyarakat karena laju inflasi yang terkendali dalam sasaran.
-
Daya Tarik Investasi: Indonesia masih menjadi destinasi utama bagi investor yang mencari pertumbuhan jangka panjang.
“Secara fundamental, nilai tukar Rupiah kita akan stabil dan cenderung menguat. Hal ini didukung oleh komitmen penuh Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas,” tambah Perry.
Sinergi Kebijakan: Kunci Menghadapi Guncangan Eksternal
Bank Indonesia tidak berjalan sendiri. Perry menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan moneter BI dan kebijakan fiskal pemerintah. Koordinasi yang erat ini menjadi tameng utama dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional dari risiko guncangan eksternal.
Masyarakat dan pelaku pasar diminta untuk tetap optimis. Proyeksi ekonomi Indonesia untuk tahun 2026 tetap berada di jalur positif, didukung oleh instrumen moneter yang resilien dan manajemen risiko yang terukur.
Optimisme Bank Indonesia didasarkan pada data konkret dan instrumen yang sudah teruji. Bagi investor, penguatan struktur imbal hasil SRBI menjadi peluang menarik di tengah volatilitas global, sementara bagi masyarakat umum, cadangan devisa yang jumbo menjadi jaminan bahwa stabilitas ekonomi tetap menjadi prioritas utama otoritas moneter. (Sumber:Suara.com)

![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)
![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)

![Ilustrasi Bank Indonesia. [Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/bi-rupiah-225x129.jpg)
![Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/saham-sultan-225x129.jpg)






![Ilustrasi Bank Indonesia. [Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/bi-rupiah-360x200.jpg)
![Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/saham-sultan-360x200.jpg)









