Panen Raya Padi Tekan Laju Inflasi di Murung Raya

- Jurnalis

Rabu, 6 Maret 2024 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panen Raya padi tekan laju inflasi di Murung Raya

Panen Raya padi tekan laju inflasi di Murung Raya

1tulah.com,Puruk Cahu – Panen Raya padi bersama Pj bupati Murung Raya Hermon dengan kelompok tani atau Poktan DAM Raya kelurahan Beriwit Kecamatan Murung, kabupaten Murung Raya, Selasa (5/3/2024)

Pj Bupati Mura Hermon mewakili Pemerintah Daerah menyambut baik pelaksanaan kegiatan panen raya padi ini guna menekan laju inflasi.

Menurut Hermon inflasi serta harga khususnya pada komoditas beras, Inflasi merupakan suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum  dan terus menerus pada waktu tertentu.

Baca Juga :  Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

“Kita tahu bahwa masalah inflasi ini tentunya sangat berdampak pada segenap lapisan masyarakat secara khusus pada sektor pertanian dimana salah satu komoditas yang mempengaruhi inflasi adalah beras karena sebagai bahan pangan utama yang sehari-hari biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan ini pula Pemerintah Kabupaten Murung Raya, terkhusus Dinas Pertanian dan Perikanan terus berupaya menekan laju inflasi. Salah satunya adalah Panen Raya Padi yang dilaksanakan pada salah satu Kelompok Tani yang ada di Kabupaten Murung Raya ini yaitu Kelompok Tani DAM RAYA, yang mana Panen Raya Padi kali ini menunjukkan bahwa Kabupaten Murung Raya diharapkan dapat mencapai  kemandirian pangan.

Baca Juga :  Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

 “Hal ini sangat penting, mengingat pangan adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi oleh setiap warga negara. Ketersediaan pangan yang cukup dan terjamin menjadi hal yang sangat penting untuk menopang kehidupan kita semua,” kata Hermon. (Sur)

Berita Terkait

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan
Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima
Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami
Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan
Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar

Berita Terbaru