Disdukcapil Bartim Genjot Perekaman KTP Elektronik, Targetnya Pelajar SLTA

- Jurnalis

Rabu, 24 Januari 2024 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Disdukcapil Kabupaten Bartim melakukan jemput bola (Jebol) perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-elektronik). Foto : 1tulah.com/zakirin

Petugas Disdukcapil Kabupaten Bartim melakukan jemput bola (Jebol) perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-elektronik). Foto : 1tulah.com/zakirin

1tulah.com, TAMIANG LAYANG-Dalam upaya meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan dan ketertiban administrasi kependudukan, Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) berupaya menggenjot perekaman KTP Elektronik melalui program jemput bola (Jebol).

Program Jebol perekaman KTP-elektronik ini difokuskan pada usia pemuda, khususnya mereka yang berusia 16 hingga 19 tahun.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bartim, H. Muslim Raharjo menjelaskan bahwa kegiatan jebol perekaman KTP-elektronik dilaksanakan di SMA/SMK/MA di sepuluh kecamatan di wilayah Kabupaten Bartim.

Dikatakannya, selain bertujuan untuk meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan, program jebol perekaman KTP-elektronik juga memiliki tujuan mendukung suksesnya Pemilihan Umum serentak tahun 2024.

“Jebol perekaman KTP-elektronik di tahun 2024 akan dilaksanakan mulai tanggal 24 Januari hingga 12 Februari 2024, dengan sasaran siswa-siswi yang berusia 16 tahun ke atas,” kata H. Muslim Raharjo kepada wartawan, Rabu (24/01/2024).

Baca Juga :  Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia

Kegiatan Jebol telah dimulai hari ini di SMA 1 Awang, dilanjutkan di SMAN 1 Benua Lima besok, dan akan berakhir pada tanggal 12 Februari 2024 di Madrasah Aliyah Tuyau, Kecamatan Pematang Karau.

“Jadwal Jebol perekaman KTP-elektronik telah kami sampaikan ke kecamatan dan pihak sekolah. Kami berharap dukungan dan doa agar kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,” harap H. Muslim Raharjo.

Program jebol perekaman KTP-elektronik ini sebenarnya telah dilaksanakan pada bulan November dan Desember 2023 di sejumlah sekolah, antara lain SMAN 1 Tamiang Layang, MAN 1 Barito Timur, SMAN 1 Paju Epat, dan SMAN 1 Dusun Tengah.

Baca Juga :  Kabut Asap Pekat Hadang Helikopter Chinook Jepang untuk Penanganan Karhutla di Mempawah

Untuk proses perekaman KTP-elektronik, syaratnya adalah siswa/siswi berusia 16 tahun, membawa fotokopi kartu keluarga (KK) masing-masing.

“Bagi siswa/siswi yang melakukan perubahan biodata pada KK, diharapkan membawa KK asli dan dokumen pendukung seperti buku nikah orang tua, akta kelahiran, dan ijazah/buku rapor terakhir,” terang H. Muslim Raharjo.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa KTP-elektronik akan dicetak saat siswa/siswi mencapai usia 17 tahun.

“Kegiatan perekaman KTP-elektronik ini telah disesuaikan jadwalnya agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah,” pungkasnya. (zek)

Berita Terkait

Ratusan Ribu Hektare Aset Tanah TNI Belum Bersertifikat, 44 Ribu Hektare Berpotensi Pemicu Konflik Agraria
KPK Tahan 8 Tersangka Suap HGB ATR/BPN, Diduga Jadi Pengepul Uang dan Penghubung Swasta
Transformasi Digital Media: RMAB dan MNCN Jamin Independensi Redaksi dalam Integrasi
Dorong Pemerataan Sinyal, DPRD Kalteng Minta Program Starlink Jangkau Pemukiman Warga
Ketegasan Hukum Karhutla: Menhut Raja Juli Bekukan Izin 26 Perusahaan dan Proses Puluhan Kasus Pidana
Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Para Siswa Saat Jajal LRT Kelapa Gading-Manggarai
Distranaker Mura dan Kejari Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN
Minyak Mentah Tembus US$100, Siap-siap Harga Pertamax Naik Jadi Rp20 Ribu?
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 05:22 WIB

Ratusan Ribu Hektare Aset Tanah TNI Belum Bersertifikat, 44 Ribu Hektare Berpotensi Pemicu Konflik Agraria

Rabu, 16 September 2026 - 19:38 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka Suap HGB ATR/BPN, Diduga Jadi Pengepul Uang dan Penghubung Swasta

Rabu, 16 September 2026 - 19:31 WIB

Transformasi Digital Media: RMAB dan MNCN Jamin Independensi Redaksi dalam Integrasi

Rabu, 16 September 2026 - 15:53 WIB

Dorong Pemerataan Sinyal, DPRD Kalteng Minta Program Starlink Jangkau Pemukiman Warga

Rabu, 16 September 2026 - 15:48 WIB

Ketegasan Hukum Karhutla: Menhut Raja Juli Bekukan Izin 26 Perusahaan dan Proses Puluhan Kasus Pidana

Rabu, 16 September 2026 - 13:31 WIB

Distranaker Mura dan Kejari Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Rabu, 16 September 2026 - 09:40 WIB

Minyak Mentah Tembus US$100, Siap-siap Harga Pertamax Naik Jadi Rp20 Ribu?

Rabu, 16 September 2026 - 09:32 WIB

Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia

Berita Terbaru