Diduga Eksploitasi Konflik Gaza, Iklan Terbaru Brand Zara Tuai Kontroversi

- Jurnalis

Senin, 11 Desember 2023 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brand Zara tuai kontroversi karena iklan terbarunya (sumber: X @muslimdaily_)

Brand Zara tuai kontroversi karena iklan terbarunya (sumber: X @muslimdaily_)

1TULAH.COM – Ritel pakaian asal Spanyol, Zara baru-baru ini tuai kontroversi setelah merilis iklan terbarunya yang bertajuk “The Jacket”. Kampanye iklan tersebut dimaksud untuk menyoroti keserbagunaan pakaian tersebut. Namun, hal tersebut memicu kemarahan publik dikarenakan gambar-gambar kontroversial yang mengingatkan pada genosida yang terjadi di Gaza.

Pihak Zara menegaskan jika fokus kampanye mereka adalah pada desain, tetapi gambar yang ditampilkan memicu reaksi keras publik. Pihak Zara menuai kecaman penuh, para pengguna media sosial mengungkapkan kemarahan serta meras jijik, dan merek bersumpah untuk memboikot ritel pakaian tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Gambar-gambar yang dimaksud meliputi foto yang menyerupai pakaian pemakaman orang Muslim serta peta Palestina yang terbalik yang sangat mirip dengan konflik saat ini berlangsung di Gaza. Publik menduga Zara mengeksploitasi peristiwa sadis dengan tujuan pemasaran.

Salah seorang warganet berkomentar, “Apakah menurut Anda 20.000 orang terbunuh, dan wajar jika Anda menggunakan kematian mereka sebagai metode pemasaran? Jangan keluar dan mengatakan Anda tidak bermaksud… menjijikkan.”

Baca Juga :  Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Sampai saat ini pihak Zara belum mengeluarkan tanggapan atau pernyataan apapun terkait kontroversi tersebut meskipun telah mendapat berbagai macam protes dan kritik dari publik. Hal ini bukan kali pertama Zara mendapatkan kecaman terkait konflik yang terjadi anatar Israel dan Palestina

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan
Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi
Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla
DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut
LBH Yogyakarta Terima 48 Aduan Pengangkapan Sewenang-wenang dan Massa Hilang Pasca-Ricuh Demo Malioboro
Viral Wartawan Wanita Dihalau Polisi di Bundaran HI, Polda Metro Akui Petugas Kurang Paham
Pemprov Kalteng Matangkan Ranperda RPPLH untuk Perkuat Perlindungan Lingkungan Berkelanjutan
SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:13 WIB

DPRD Kalteng Gelar Paripurna Reses: Soroti Aspirasi Dapil dan Penanganan Karhutla Gambut

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:05 WIB

LBH Yogyakarta Terima 48 Aduan Pengangkapan Sewenang-wenang dan Massa Hilang Pasca-Ricuh Demo Malioboro

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Viral Wartawan Wanita Dihalau Polisi di Bundaran HI, Polda Metro Akui Petugas Kurang Paham

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Ranperda RPPLH untuk Perkuat Perlindungan Lingkungan Berkelanjutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47 WIB

SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!

Berita Terbaru

Ilustrasi Karhutla Kalimantan (unsplash.com/Matt Howard)

Berita

Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Sabtu, 31 Okt 2026 - 06:07 WIB