Harus Dijaga dari Kepunahan, Legislator Ini Prihatin Perburuan Satwa Endemik Kalteng

- Jurnalis

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ina Prayawati, anggota DPRD Provinsi Kalteng. Foto.Ingkit/1tulah.com

Ina Prayawati, anggota DPRD Provinsi Kalteng. Foto.Ingkit/1tulah.com

1TULAH.COM-Wilayah Kalteng sangat kaya dengan berbagai satwa endemik. Hal ini lambat laun akan terancam punah jika perburuan maupun penangkapannya secara ilegal tidak dihentikan.

Banyaknya satwa langka yang masih ada di Kalteng, hendaknya itu dapat terus dijaga dan dilestarikan, jangan sampai ditangkap secara liar hingga membuat kepunahan.

Anggota DPRD Kalteng, Ina Prayawati mendorong peran aktif masyarakat, dalam menjaga satwa langka yang masih ada di wilayah Bumi Tambun Bungai agar tidak mengalami kepunahan.

Baca Juga :  Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

“Satwa langka pastinya dilindungi undang-undang, bagi siapa yang menangkap, memelihara secara ilegal dianggap sebagai tindak pidana, jadi jangan sampai itu terjadi. Masyarakat harus aktif bersama dalam menjaga satwa itu,” kata Ina Prayawati, Rabu (6/12/2023).

Ina mengatakan, keberadaan satwa langka sangat penting guna menjaga keseimbangan ekosistem alam. Maka dari itu semua pihak dan juga masyarakat harus bisa bersama-sama melindunginya dari kepunahan.

Baca Juga :  Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Di Kalteng ada banyak satwa langka misalnya trenggiling, orang utan, bakantan, beruang madu, burung enggang, owa-owa dan lain sebagainya. Semua itu harus bisa dijaga jangan sampai ditangkap secara liar.

“Masyarakat harus berperan dalam melestarikan satwa langka, jika menemukannya agar dilaporkan atau diserahkan ke pihak BKSDA, hindari memelihara atau memperjual belikan satwa tersebut, sebab itu akan berdampak buruk terhadap kelestariannya,” tutupnya. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif
Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak
Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!
Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

Kamis, 3 September 2026 - 12:02 WIB

Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Berita Terbaru