Demo Konser Band Coldplay di Indonesia Kembali Terjadi, Dianggap Bawa Pesan LGBT

- Jurnalis

Sabtu, 11 November 2023 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Coldplay (foto : suara.com)

Coldplay (foto : suara.com)

1TULAH.COM – Setelah beberapa bulan yang lalu sempat adanya demo penolakan konser Band Coldplay di Indonesia, kemarin Jumat (10/11/2023) kembali adanya demo penolakan tersebut di depan Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Sambil membawa spanduk berukuran besar bergambar wajah vokalis Band Coldplay, puluhan orang yang tergabung dalam kelompok Gerakan Nasional Anti LGBT (Geranati LGBT) menuntut agar dibatalkannya konser Coldplay yang akan berlangsung pekan depan. Mereka menilai bahwa Band Coldplay mengkapanyekan perilaku LGBT.

Setelah melakukan mediasi dan menyampaikan tuntutan agar pihak kepolisian tidak memberikan izin konser tersebut, Kelompok Genarti LGBT berpindah haluan ke depan Kedutaan Besar Inggris.

Ketika tiba di Kedubes Inggris, massa yang mengikuti demo penolakan konser Band Coldplay semakin banyak. Mereka meneriakkan protes dan menganggap bahwa Band Coldplay telah menjadi pengkampanye LGBT.

Novel Bamukmin, selaku jubir Generati LGBT mengatakan bahwa aksi penolakan kedatangan Band Coldplay ini sudah berlangsung sejak beberapa bulan yang lalu. Menurutnya, terdapat bebrapa pihak yang mencoba untuk mengadu domba masyarakat dengan aparat.

Baca Juga :  Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

“Ada yag mengatakan ‘jangan coba-coba PA 212 (Persatuan Alumni 212.red) menghalangi konser Coldplay, Menko Polhukam akan siapkan aparat.’ Artinya akan mengadu domba kita dengan aparat, untuk bersinggungan di lapangan, ini sangat berbahaya,” ujarnya.

Seperti yang telah disampaikan di Mabes Polri, Ia kembali mengulangi pernyataannya bahwa LGBT merupakan perilaku menyimpang yang sangat tidak sesuai dengan UUD 1945 dan mentang aturan agama.

“Kami bukan anti kesenian, tapi kami menentang sesuatu yang membawa LGBT karena bertentangan dengan syariat agama,” tambahnya.

Akhirnya, salah seorang perwakilan dari Keduataan Besar Inggris keluar menemui massa pengunjukrasa. Namun, sayangnya tidak ada pernyataan apapun yang dilontarkan dari pihaknya.

Kemudian, massa Kelompok Genarti LGBT kembali bergerak ke Patung Kuda. Tujuan mereka selanjutnya ialah ke gedung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenpolhukam). Diketahui, massa pengunjukrasa tidak mencapai dua tujuan tersebut sebab dikawal oleh aparat keamanan. Meskipun begitu, massa pengunjukrasa tetap menjalankan aksinya tersebut.

Baca Juga :  Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Hussein, selaku Koordinator Lapangan Geranati LGBT mengatakan kepada awak media, hal lain yang menyebabkan adanya aksi ini karena berlangsung di tengah konflik panas antara Israel dan Hamas.

“Indonesia sedang mati-matian membela Palestina, sekarang malah ada konser yang mengkampanyekan LGBT,” ujar Hussein. Ia mengancam akan mendatangi bandara, mengepung hotel atau melakukan aksi yang mencegah berjalannya konser, jika Coldplay tetap konser di Jakarta. “Kecuali jika pemerintah bisa menjamin jika Coldplay hadir tanpa membawa unsur-unsur LGBT dalam konsernya,” tegasnya.

Massa aksi baru membubarkan diri setelah diterima oleh perwakilan Kemenparekraf.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : voaindonesia.com

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru