BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Teweh Monev Kepesertaan Pegawai Non ASN

- Jurnalis

Jumat, 10 November 2023 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Barito Utara, H Yaser Arapat didampingi Kepala kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Teweh menyerahkan santunan kepada ahli waris ASN yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara. Foto:Delia/1tulah.com

Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Barito Utara, H Yaser Arapat didampingi Kepala kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Teweh menyerahkan santunan kepada ahli waris ASN yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara. Foto:Delia/1tulah.com

1tulah.com, MUARA TEWEH-Kantor Cabang BPJS Ketenagaankerjaan Kabupaten Barito Utara (Barut) menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi kepesertaan pegawai non ASN, dalam program ketenagakerjaan bagi pegawai non aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara.

Kegiatan monev yang dilaksanakan di aula BappedaLitbang Muara Teweh ini, dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Barito Utara, H Yaser Arapat, Kepala BPJS Ketenagakerjaan M Chairil Anwar, kepala perangkat daerah, kepala bagian lingkup Sekda dan undangan lainnya, Kamis (9/11/2023).

Plt Sekda Barito Utara, Drs Jufriansyah dalam sambutannya yang disampaikan Asisten Yaser Arapat mengatakan, jaminan sosial ketenagakerjaan adalah hak konstitusional bagi seluruh pejerja di indonesia.

“Hal ini sebuah perlindungan dasar yang bertujuan untuk memberikan perlindungan yang bersifat dasar, bagi para tenaga kerja guna menjamin keamanan dan kepastian terhadap resiko-resiko sosial ekonomi, yang kemungkinan terjadi pada saat sedang bekerja,” kata Yaser Arapat.

Baca Juga :  99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Dikatakannya, berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, di bulan Juli lalu, saat ini total penduduk indonesia yang bekerja sebesar 130 juta orang, dari angka tersebut jumlah peserta aktif BPJS Ketenagakerjan baru mencapai 36,7 juta peserta.

“Tentu bukan hal mudah untuk mengakselerasi daripada pelaksanaan Inpres nomor 2 tahun 2021 yang mana hal tersebut sejalan dengan Inpres nomor 4 tahun 2022 mengenai percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim,” kata dia.

Disebutkan Yaser Arapat, salah satunya adalah memastikan seluruh pekerja termasuk non-ASN untuk dapat menjadi peserta aktif program jaminan sosial.

“Yang mana tujuan daripada programnya adalah bertujuan untuk memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi seluruh pekerja beserta kelurganya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Pada kesempatan itu juga Asisten Sekda H Yaser Arapat berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan output serta gagasan-gagasan sehingga program-program dapat berjalan secara optimal.

“Serta mewujudkan pemahaman dan persepsi yang sama, mengenai impelentasi kebijakan serta dapat merumuskan strategi yang perlu ditempuh dalam mengambil langkah-langkah nyata guna mendukung suksesnya program ketenagakerjaan,” kata dia.

Usai pembukaan kegiatan monitoring dan evaluasi Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Barito Utara, H Yaser Arapat didampingi Kepala kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Teweh menyerahkan santunan kepada ahli waris ASN yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara.(Delia)

 

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru