Bulog Buntok Siap Salurkan Bantuan Pangan Tahap II ke 9.432 KPM

- Jurnalis

Rabu, 2 Agustus 2023 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sutaryo, Pimpinan KCP Bulog Buntok (kanan) didampingi stafnya usai diwawancarai wartawan disela kesibukannya saat mengecek gudang beras, Rabu (2/8/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Sutaryo, Pimpinan KCP Bulog Buntok (kanan) didampingi stafnya usai diwawancarai wartawan disela kesibukannya saat mengecek gudang beras, Rabu (2/8/2023). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Untuk mengurangi beban pengeluaran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam pemenuhan pangan, KCP Perum Bulog Buntok, yang menaungi dua wilayah yaitu Kabupaten Barito Selatan (Barsel) dan Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah, akan segera menyalurkan program bantuan pangan tahap II ke 9.432 KPM di dua Kabupaten tersebut.

“Besaran bantuan pangan tahap II ini sama dengan bantuan tahap I yakni sebesar 10 kg/KPM yang akan kita dialokasikan dalam tiga tahap pada bulan Oktober, November dan Desember 2023, jadi setiap KPM akan menerima 30 kg beras semala tiga bulan,” ujar Sutaryo Pimpinan KCP Bulog Buntok kepada wartawan saat diwawancarai di Kantornya, Rabu (2/8/2023).

Ia menyampaikan, penugasan penyaluran bantuan pangan tahun 2023 ini dipercayakan oleh pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (BPN) kepada Bulog, karena Bulog dinilai mampu dan berhasil menjalankan program-program pemerintah sebelumnya, terlebih lagi Bulog saat ini sudah bertransformasi menghasilkan produk-produk yang lebih berkualitas.

Baca Juga :  Distransnaker Mura Hadirkan Mini Job Fair untuk Serap Tenaga Kerja Lokal

“Dalam melaksanakan penugasan ini kami berkomitmen untuk menjamin penyaluran program bantuan ini secara tepat waktu dan tepat sasaran, untuk membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat khususnya para KPM dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka terutama beras,” ujarnya.

Ia menerangkan, alokasi bantuan pangan untuk Kabupaten Barsel sebanyak 58 ton 620 kg untuk 5.862 KPM sedangkan Kabupaten Bartim 35 ton 700 kg untuk 3.570 KPM, sehingga total bantuan pangan tahap II ini berjumlah 94 ton 360 kg untuk 9.432 KPM.

Ia melanjutkan, dalam pendistribusian bantuan tahap II nantinya tidak ada spesifikasi yang dikurangi, kualitas beras tetap terjaga baik, beras yang disalurkan adalah beras baru dan pendistribusiannya tetap dilakukan by name by address sesuai data KPM dari Dinas terkait, karena kualitas produk, akurasi dan kecepatan menjadi prioritas Bulog.

Baca Juga :  Bupati Heriyus Kukuhkan Anggota Paskibra Murung Raya 2026

“Untuk penyalurannya akan kita salurkan mulai bulan Oktober hingga Desember, karena hingga saat ini kami masih menunggu stok beras yang mulai didisbtribusikan ke gudang Bulog Buntok,” terangnya.

Ia mengatakan, melalui bantuan pangan ini agar dapat segera dirasakan manfaatnya oleh seluruh KPM di Indonesia khususnya di Kabupaten Barsel dan Bartim.

Selain itu, ujarnya, bantuan ini juga diharapkan dapat mengendalikan dampak inflasi untuk menjaga stabilitas harga pangan di tingkat produsen dan konsumen. Pasalnya, beras menjadi salah satu komoditas pangan yang memberikan andil pada inflasi.

“Selain untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, bantuan pangan ini juga diharapkan dapat membantu mengendalikan harga beras di pasaran,” kata Sutaryo. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Strategi Prabowo Atasi Karhutla Kalimantan: Kirim KSAD, Wakapolri, hingga Brimob ke Lapangan
Bebas Kerugian Negara dan Raih WTP, BPK Tetap Audit Kinerja Pelayanan Peradilan MK
Kampus Tunggu Informasi Resmi usai KPK Segel Sejumlah Ruang Pimpinan Unsoed
KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed
Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas
Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia
Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking
Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Strategi Prabowo Atasi Karhutla Kalimantan: Kirim KSAD, Wakapolri, hingga Brimob ke Lapangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:40 WIB

Bebas Kerugian Negara dan Raih WTP, BPK Tetap Audit Kinerja Pelayanan Peradilan MK

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Kampus Tunggu Informasi Resmi usai KPK Segel Sejumlah Ruang Pimpinan Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:29 WIB

KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed

Jumat, 21 Agu 2026 - 19:29 WIB