Menjadi Konsisten atau Istiqomah, Ternyata Gampang-gampang Susah

- Jurnalis

Minggu, 14 Mei 2023 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sedang merenung (Unsplash.com/Anthony Tran)

Ilustrasi sedang merenung (Unsplash.com/Anthony Tran)

1TULAH.COM-Konsistensi atau Istiqomah dalam melakukan sesuatu merupakan kunci sebuah keberhasilan atau kesuksesan. Dalam praktiknya ternyata untuk dapat konsisten atau istiqomah itu, gampang-gampang susah.

Terkadang diperlukan beberapa sikap diri agar konsistensi atau istiqomah dalam melakukan sesuatu dapat terus terjaga. Berikut ini beberapa penyebab yang dapat membuat seseorang sulit konsisten atau istiqomah.

Di antara kunci keberhasilan dalam mencapai sesuatu, adalah mampu untuk konsisten atau Istiqomah dalam menjalani upaya-upaya mewujudkannya. Meski bisa dibilang hal ini sudah bukan rahasia lagi, tapi nyatanya sulit dijalani banyak orang.

Ada beberapa alasan kenapa kamu sulit sekali untuk bisa konsisten. Ingin tahu apa aja itu? Simak terus, ya!

  1. Motivasi kurang kuat

Melakukan sesuatu ketika sedang semangat sangatlah mudah. Bahkan biasanya hal yang sulit pun jadi gampang. Masalahnya, semangat ini sifatnya naik turun, dan di sinilah tantangan menjaga konsistensi yang sering membuat banyak orang kesulitan.

Baca Juga :  Penanganan Karhutla: DPRD Kalteng Desak Pemda Jujur Soal Anggaran dan Dorong Status Bencana Nasional

Sulitnya menjaga konsistensi bisa disebabkan motivasi kurang kuat. Ini bisa disebabkan alasan mendasarnya kurang, misalnya kamu susah konsisten mendapatkan nilai mata kuliah yang baik.

Penyebabnya bisa diakibatkan jurusan yang kamu jalani saat ini sebenarnya bukan pilihan utama, makanya semangat belajarnya pun jadi naik turun dan sangat dipengaruhi mood.

  1. Tidak memiliki target yang jelas

Alasan lain kenapa susah konsisten, yaitu tidak memiliki target yang jelas. Sebagai contoh, kamu berkeinginan menjadi kaya raya. Target ini masih terlalu luas. Tidak jelas sekaya apa, kemudian target tercapai nominal penghasilan tertentunya kapan.

Karena targetnya kurang jelas inilah makanya upaya mencapainya jadi kurang terarah. Akibat tidak terarah, maka action plan-nya pun gak bisa konsisten.

  1. Tidak menyusun rencana

Ada pepatah yang mengatakan gagal berencana sama saja dengan merencanakan kegagalan. Hal ini ada benarnya mengingat yang sudah memiliki rencana matang saja terkadang hasilnya masih belum sesuai. Apalagi yang tidak ada rencana sama sekali.

Baca Juga :  Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Tidak adanya rencana ini membuat apa yang kamu lakukan jadi gak terjadwal dengan baik, dan dilakukan semaunya saja alias gak konsisten. Maka dari itu, cobalah dari sekarang mulai berlatih untuk merencanakan kegiatan sehingga bisa menjadi kebiasaan. Kalau sudah terbiasa akan jauh lebih mudah, lho.

  1. Gampang terdistraksi

Nah, hal ini yang paling sering jadi biang keladi susah konsisten. Di zaman serba canggih seperti sekarang, sangat mudah seseorang teralihkan. Misalnya, lagi asyik-asyik kerja tiba-tiba ada notifikasi HP. Rencana cuma melihat sebentar, ternyata kebablasan.

Semoga dengan uraian tadi bisa menambah wawasan dan membantumu untuk lebih konsisten dalam meraih apa yang diinginkan, ya! (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta
Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar
Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?
Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur
Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:44 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 13:04 WIB

Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Berita Terbaru