Kembangkan Sektor Pertanian di Kalteng, Politisi Partai Golkar Ini Dorongan Generasi Milenial Jangan Malu Bertani

- Jurnalis

Jumat, 28 April 2023 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hj. Siti nafsiah, Legislator di DPRD Kalteng dari Partai Golkar.Foto.dok.1tulah.com

Hj. Siti nafsiah, Legislator di DPRD Kalteng dari Partai Golkar.Foto.dok.1tulah.com

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang banyak ditinggalkan oleh generasi muda. Kebanyakan dari mereka lebih memilih menggeluti profesi lain ketimbang bertani.

Padahal, sektor pertanian merupakan ujung tombak perekonomian masyarakat, dan sudah dilakukan secara terun-temurun oleh nenek moyang bangsa Indonesia.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalteng Hj. Siti Nafsiah, mengajak seluruh generasi milenial di Bumi Tambun Bungai untuk jangan malu jadi petani.

Hal tersebut dikatakannya dalam rangka memperingati ulang tahun Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang ke-50 tahun, bahwa organisasi HKTI merupakan salah satu organisasi tertua di Indonesia.

Baca Juga :  KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA

“Selamat hari jadi ke-50 tahun HKTI, semoga petani-petani di Bumi Tambun Bungai sejahtera dan bagi generasi milenial lulusan sarjana pertanian agar bisa menerapkan ilmunya pada bidang pertanian,” kata Hj. Siti Nafasiah Jumat (28/4/2023).

Lebih lanjut politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengungkapkan, petani saat ini bisa dikatakan menjadi salah satu tulang punggung perekonomian. Maka dari itu, sektor pertanian juga perlu peremajaan.

Baca Juga :  Gara-gara Ucapan 'Terima Kasih Adikku Sayang', Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal

Peremajaan di sini dalam arti, para petani-petani yang sudah berumur atau tua, bisa membimbing dan mengajarkan kepada petani muda tentang bagaimana cara bertani yang baik dan juga benar.

“Untuk meningkatkan kesejahteraan petani, kita perlu mendorong para petani bisa menciptakan nilai tambah. Namun, sebelum itu dilakukan, kebutuhan sarana dan prasarana pertanian untuk para petani harus tercukupi terlebih dahulu,” pungkasnya.(Ingkit)

 

 

Berita Terkait

32 Calon Manajer Koperasi yang Hamil Dipulangkan Kemhan, Status Tidak Gugur!
Presiden Prabowo Minta Kasus Penganiayaan Yuvita Diusut Tuntas
KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA
Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!
Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal
Fraksi Demokrat DPRD Kalteng Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Beri Catatan Kritis Soal SILPA dan BUMD
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!
Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:20 WIB

32 Calon Manajer Koperasi yang Hamil Dipulangkan Kemhan, Status Tidak Gugur!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:52 WIB

Presiden Prabowo Minta Kasus Penganiayaan Yuvita Diusut Tuntas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:49 WIB

KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:33 WIB

Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:40 WIB

Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:37 WIB

Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:36 WIB

Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:27 WIB

Mitos ‘Baseload’ Runtuh: IESR Sebut PLTU Kini Sama Tidak Stabilnya dengan Energi Hijau

Berita Terbaru