Deretan Pejabat Kemenkeu yang Hartanya Ikut Disoroti Kasus Rafael Alun Trisambodo

- Jurnalis

Kamis, 9 Maret 2023 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deretan pejabat Kemenkeu yang ikut disoroti usai kasus Rafael Alun mencuat. [Twitter]

Deretan pejabat Kemenkeu yang ikut disoroti usai kasus Rafael Alun mencuat. [Twitter]

1tulah.com – Buntut kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy, anak dari mantan pejabat DJP Rafael Alun Trisambodo, akhirnya menyeret.

kasus pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang memiliki harta tak wajar.

Pengusutan kasus pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan harta tak wajar terus bergulir.

Banyaknya laporan soal harta kekayaan dan aset tak wajar Rafael Alun selaku pegawai Kemenkeu membuat Menkeu Sri Mulyani memerintahkan Inspektorat Jenderal untuk memeriksa dan menginvestigasi harta kekayaan Rafael.

Hasilnya, ada ditemukan soal adanya harta dan aset yang tidak dilaporkan Rafael ke LHKPN membuat Sri Mulyani berang. Tidak hanya meminta Rafael untuk diperiksa, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga meminta semua pegawai Kemenkeu segera melaporkan semua kepemilikan aset dan harta lewat LHKPN.

Hasilnya behads menguak fakta lain. Beberapa pejabat tinggi Kementerian Keuangan pun juga ikut disoroti lantaran memiliki harta kekayaan yang bernilai fantastis dan tak wajar dimiliki seolah aparatur sipil negara (ASN).

Netizen pun satu persatu mulai menyebutkan nama nama pejabat yang perlu disoroti Kementerian Keuangan karena harta yang berlimpah. Lalu, siapa saja mereka? Berikut selengkapnya.

Baca Juga :  Alami Masalah Pencernaan, KPK Bantarkan Penahanan Yaqut Cholil Qoumas

Suryo Utomo

Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo menjadi salah satu orang yang disoroti di awal kasus Rafael Alun mencuat.

Pasalnya, Suryo diketahui sering membagikan kebersamaannya dengan rekan rekan satu klub motor gede (moge). Klub ini sendiri diisi oleh para pegawai pajak, di mana mereka kerap kali terlihat menghabiskan waktu bersama untuk touring.

Melihat ini, Sri Mulyani pun langsung mengultimatum Suryo Utomo melalui Instagram pribadinya @/smindrawati. Ia meminta Suryo mengklarifikasi sumber harta yang ia miliki, termasuk moge yang bernilai miliaran rupiah.

Sri Mulyani juga meminta agar klub motor Blasting Rijder dibubarkan. Dari e-LHKPN, Suryo diketahui memiliki kekayaan sebesar Rp14,4 miliar.

Eko Darmanto

Pejabat lain yang ikut disoroti adalah Kepala Bea Cukai DIY, Eko Darmanto. Ia sering membagikan kehidupan mewahnya di akun Instagramnya @/eko_darmanto_bc yang kini tidak bisa diakses lagi karena diduga dihapus.

Eko pun pernah mengunggah dirinya berada di pesawat jenis Cessna dan berpose dengan motor gede miliknya. Hal ini pun juga disoroti Sri Mulyani. Tak lama dari namanya mencuat, Eko Darmanto pun dicopot dari jabatannya.

Baca Juga :  Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok

Andhi Pramono

Penelusuran Kemenkeu soal pegawai “sultan”nya ini tak habis sampai di situ. Kali ini, Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono ikut menjadi sorotan usai namanya dicatut sebagai pegawai Kemenkeu yang juga memiliki kehidupan mewah.

Alumni STAN ini bahkan diketahui memiliki rumah bak istana di daerah Cibubur. Sang putri pun kerap kali membagikan kehidupan mewahnya saat berlibur ke luar negeri.

Wahono Saputra

Kini, muncul lagi nama baru yang akan segera diperiksa oleh Kementerian Keuangan. Kepala Kantor Pajak Madya Jakarta Timur, Wahono Saputra diketahui memiliki hubungan kerja dengan Rafael Alun.

Istri Wahono sendiri diketahui mempunyai saham di perusahaan milik istri Rafael Alun. Penelusuran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya aliran dana dari rekening Rafael Alun dan istrinya kepada istri Wahono Saputra.

Kemenkeu pun kini berfokus terhadap para pegawai yang mempunyai harta jumbo agar dapat diusut segera

(suara.com)

Berita Terkait

32 Calon Manajer Koperasi yang Hamil Dipulangkan Kemhan, Status Tidak Gugur!
Presiden Prabowo Minta Kasus Penganiayaan Yuvita Diusut Tuntas
KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA
Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!
Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal
Fraksi Demokrat DPRD Kalteng Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Beri Catatan Kritis Soal SILPA dan BUMD
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!
Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:20 WIB

32 Calon Manajer Koperasi yang Hamil Dipulangkan Kemhan, Status Tidak Gugur!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:52 WIB

Presiden Prabowo Minta Kasus Penganiayaan Yuvita Diusut Tuntas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:49 WIB

KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:33 WIB

Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:40 WIB

Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:37 WIB

Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:36 WIB

Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:27 WIB

Mitos ‘Baseload’ Runtuh: IESR Sebut PLTU Kini Sama Tidak Stabilnya dengan Energi Hijau

Berita Terbaru