Gempa 7,8 SR Guncang Turki, Tiga Warga Indonesia Dilaporkan Cedera

- Jurnalis

Senin, 6 Februari 2023 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga tampak berusaha mencari orang-orang yang masih terperangkap di dalam reruntuhan gedung di Pazarcik, Turki, setelah gempa besar mengguncang wilayah tersebut pada 6 Februari 2023. (Foto: Depo Photos via AP/voaindonesia.com)

Sejumlah warga tampak berusaha mencari orang-orang yang masih terperangkap di dalam reruntuhan gedung di Pazarcik, Turki, setelah gempa besar mengguncang wilayah tersebut pada 6 Februari 2023. (Foto: Depo Photos via AP/voaindonesia.com)

1TULAH.COM – Gempa bumi berkekuatan 7,8 SR mengguncang Turki pada Senin, 6 Februari 2023 sekitar pukul 04.17 waktu setempat dini hari mengakibatkan tiga warga Indonesia yang berada disana cedera.

Kabar ini disampaikan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ibu Kota Ankara, Turki.

“Tiga WNI mengalami luka, satu orang di Kahramanmaras dan dua orang di Hatay,” kata Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga :  Keretakan Internal Kemenkeu di Balik Copotnya Purbaya Yudhi Sadewa dan Penunjukan Suahasil Nazara

“Mereka sudah dirujuk ke rumah sakit terdekat.” Sambungnya.

Sejauh ini, belum ada laporan mengenai warga Indonesia yang menjadi korban jiwa.

Sejumlah warga Indonesia di Kahramanmaras harus meninggalkan apartemen yang mereka huni karena mengalami kerusakan yang parah akibat goyangan gempa.

Saat ini, KBRI Ankara sedang mengupayakan rumah penampungan sementara sambil menunggu penanganan dari otoritas setempat.

Baca Juga :  Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Kabarnya, 6.500 warga Indonesia yang menetap di Turki.

“Dari jumlah itu, sekitar 500 orang tinggal di area gempa dan sekitarnya. Sebagian besar berstatus pelajar dan mahasiswa dan sebagaian lainnya adalah WNI menikah dengan warga setempat serta pekerja di organisasi internasional,” ujarnya. (Delia Anisya Fitri)

Sumber: voaindonesia.com

Berita Terkait

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks
Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera
DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober
KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN
KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Minggu, 20 September 2026 - 16:51 WIB

Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Minggu, 20 September 2026 - 05:20 WIB

Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober

Sabtu, 19 September 2026 - 20:57 WIB

KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN

Sabtu, 19 September 2026 - 20:54 WIB

KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

Sabtu, 19 September 2026 - 16:00 WIB

Ramai Wacana Label Non-Halal pada Kemasan Rokok, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Berita Terbaru