Terpadat di Dunia Tahun Ini, Hampir Separuh Penduduk India Berusia di Bawah 25 Tahun

- Jurnalis

Selasa, 31 Januari 2023 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PBB memperkirakan, jumlah penduduk India akan melampaui China tahun ini (foto: ilustrasi).

PBB memperkirakan, jumlah penduduk India akan melampaui China tahun ini (foto: ilustrasi).

1TULAH.COM-Rekor dengan jumlah penduduk dunia terpadat beralih ke Negara India pada tahun ini. Sebelumya, Negara China yang memegang rekor teratas.

Kedua Negara ini sama-sama mempunyai jumlah penduduk pada kisaran 1,4 miliar. Berdasarkan laporan terakhir bahwa jumlah penduduk China dilaporkan menyusut. Pada saat bersamaan hampir separuh penduduk India berusia di bawah 25 tahun.

Jumlah penduduk India diperkirakan melampaui China tahun ini, menurut PBB. Para ahli mengatakan, meskipun ini merupakan peluang untuk menuai keuntungan demografik, banyak yang akan bergantung pada bagaimana India memanfaatkan jumlah itu, terutama populasi kaum mudanya yang amat besar.

Seorang bayi yang lahir tahun ini akan menjadikan India negara yang terbanyak jumlah penduduknya di dunia. Beberapa ahli mengatakan hal itu mungkin sudah terjadi, setelah China melaporkan bulan ini bahwa populasinya menyusut.

Direktur Eksekutif, Yayasan Kependudukan India, Poonan Muttreja mengatakan, “Itu tidak terduga. Kami tahu (jumlah penduduk) India akan benar-benar melampaui China pada 2027, tetapi karena percepatan penurunan penduduk di China, maka itu terjadi lebih cepat.”

Baca Juga :  Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Kedua negara itu masing-masing berpenduduk sekitar 1,4 miliar orang. Namum melampaui China tidak hanya angka, ini adalah perubahan demografi yang sangat berarti.

Sementara penduduk China menurun dan menua, hampir separuh penduduk di India berusia di bawah 25 tahun.

Pertumbuhan Penduduk Bagus, Resesi Seks Belum Singgah di Indonesia

Orang-orang muda ini berpotensi menjadi pasar yang besar, yang akan menarik investasi dunia dan terkumpulnya bakat ketika penduduk di banyak negara mulai menua.

Mantan Komisi Pemilu dan Penulis The Population Myth, S.Y. Quraishi, mengatakan, “Kami adalah pasar besar dari sisi konsumsi, juga merupakan pemasok tenaga terlatih terbesar.”

Tetapi jumlahnya juga menakutkan. Populasi usia kerja India akan mencapai angka miliaran sebelum akhir dasawarsa ini. Itu mencemaskan banyak pemuda di negara yang berjuang dengan tingkat pengangguran tinggi.

Populasi Dunia Capai 8 Miliar, India Kejar Tiongkok Jadi Negara Terpadat Penduduk

Seorang mahasiswa, Anmol Jain mengatakan, “Makin banyak orang, lapangan pekerjaan akan berkurang dan makin banyak persaingan, jadi tidak mudah untuk mendapat pekerjaan”.

Baca Juga :  Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Lainnya mengatakan, kaum muda menampilkan dinamika dan peluang.

Untuk mencapai potensi itu, para ahli menekankan perlunya pembuat kebijakan untuk meningkatkan akses ke pendidikan berkualitas. Hanya sekitar 5% tenaga kerja di India, yang menjalani pelatihan resmi keterampilan.

Kembali Poonan Muttreja menambahkan, “Ada dua hal yang harus dilakukan. Salah satunya, melatih generasi baru, lainnya meningkatkan keterampilan mereka yang tidak mempunyai keterampilan terbaik untuk menjadi benar-benar produktif.

Karena jika tidak, akan menyebabkan perbedaan sosial, memicu banyak orang muda menjadi pengangguran, frustrasi, dan tidak bahagia.”

India hanya punya kesempatan sempit untuk meraup keuntungan ekonomi dari populasi mudanya, meski akan terus tumbuh selama sekitar 30 tahun. Perempuan mulai mempunyai lebih sedikit anak karena akses ke pendidikan meningkat dan pendapatan bertambah.

Itu berarti bahwa populasi India seperti China, akan mulai menua lebih cepat. (Sumber:voaindonesia.com)

 

Berita Terkait

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana
MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK
Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia
Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Lintas Sektor: WALHI Tegaskan Perusahaan Konsesi Tak Boleh Lepas Tangan
HUT ke-75 Presiden Prabowo Subianto: Ucapan Berkelas Istri Gubernur Kaltim & Kalteng Disorot, Unggahan Setkab Banjir Sindiran
KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Lintas Sektor: WALHI Tegaskan Perusahaan Konsesi Tak Boleh Lepas Tangan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:46 WIB

HUT ke-75 Presiden Prabowo Subianto: Ucapan Berkelas Istri Gubernur Kaltim & Kalteng Disorot, Unggahan Setkab Banjir Sindiran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Berita Terbaru

Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., memberikan apresiasi dan menyampaikan ucapan selamat memasuki masa purnatugas kepada tiga PNS di Kabupaten Seruyan.  Kegiatan dilaksanakan di sela apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Seruyan, Senin pagi (19/10/2026).

Seruyan

Seruyan Dapat 248 Unit Rumah melalui Program Tiga Juta Rumah

Senin, 19 Okt 2026 - 16:04 WIB