Pemberlakukan PPKM Telah Dicabut, Saatnya Pemda Tancap Gas Pulihkan Sektor Ekonomi Daerah

- Jurnalis

Kamis, 5 Januari 2023 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng Sengkon.Foto.Ingkit/1tulah.com

Anggota DPRD Kalteng Sengkon.Foto.Ingkit/1tulah.com

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Pemerlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah resmi dicabut oleh Presiden Jokowi. Sekarang saatnya pemerintah daerah (Pemda) di seluruh Provinsi Kalteng untuk tancap gas dalam memulihkan sektor perekonomian masyarakat.

Anggota DPRD Kalteng Sengkon mendorong upaya percepatan pemulihan ekonomi daerah maupun masyarakat yang dilakukan pemerintah di Kalteng melalui berbagai program yang dicanangkan.

Dia mengatakan, saat ini pandemi Covid-19 sudah mulai membaik, dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) juga telah dicabut, sehingga hal ini menjadi momentum untuk berupaya memulihkan perekonomian daerah.

Baca Juga :  Soroti Kredibilitas Pemerintah, Eks Direktur BAIS TNI Desak Presiden Prabowo Segera Evaluasi Kabinet

“Kita melihat perekonomian daerah khususnya di Kalteng, seiring melandainya Covid-19 sudah mulai membaik, tapi upaya-upaya pemulihan secara menyeluruh perlu terus dilakukan, agar bisa kembali kesedia kala,”kata Sengkon kepada 1tulah.com di Palangka Raya, Rabu (4/1/2023).

Politisi dari Partai Perindo ini pun turut mengapresiasi dan mendukung upaya-upaya pemerintah di daerah ini dalam rangka meningkatkan perekonomian daerah, seperti membangun shrimp estate serta menjalankan program pemerintah pusat yakni food estate dan upaya lainnya.
Ia berharap, berbagai potensi lain yang mampu untuk meningkatkan perekonomian daerah juga bisa digali dengan optimal secara menyuluruh, sebab sejumlah kabupaten dan kota di provinsi ini pastinya masih banyak potensi yang bisa dimanfaatkan.

Baca Juga :  Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak

“Apabila perekonomian daerah terus meningkat maka akan berdampak positif terhadap perkembangan Kalteng kedepan baik dari sisi pembangunan maupun kesejahteraan masyarakat. Kita akan selalu mendukung jika itu untuk kebaikan daerah dan masyarakat di provinsi ini,” pungkasnya. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard
Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU
Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 17:05 WIB

Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Berita Terbaru