Sandiaga Uno Disebut Ular Keket, Arief Poyuono: Tidak Ada Kontribusinya di Gerindra

- Jurnalis

Jumat, 30 Desember 2022 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno. [Suara.com/Bagaskara]

Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno. [Suara.com/Bagaskara]

1TULAH.COM-Manuver politik Sandiaga Uno mendapatkan respons pedas dari Arief Poyuono. Mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menyebut, safari politik Sandiaga dengan berkedok  Menteri Pariwisata dan Perekonomian Kreatif ke PPP ibarat ulat keket.

Ia meyakini, sebenarnya Sandiaga Uno akan membelot ke Partai Persatuan Pembangunan atau PPP.

Menurutnya, sinyalemen kepindahan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno ke PPP itu sudah mendekati seratus persen terkonfirmasi benar.

Apalagi, kata Arief, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sudah menyatakan Sandiaga Uno benar-benar akan pindah ke PPP.

“Kalau pernyataan dari ketua harian menyatakan bahwa Sandiaga akan merapat ke PPP, saya percayai mungkin 99 persen Sandiaga pasti akan pindah ke PPP,” ungkap Arief Poyuono dikutip dari tayangan Metro TV, Jumat (30/12/2022).

Arief mengakui sudah mengonfirmasikan hal tersebut ke Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono dan Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP Ahmad Baidowi.

Baca Juga :  Usut Korupsi Migas Bekasi Rp2 Triliun, Kejagung Endus Keterlibatan Perusahaan Riza Chalid

“Saya mengonfirmasi ke Mas Awi katanya belum. Tapi saya mengonfirmasi ke Ketua Umum PPP Pak Mardiyono, InsyaAllah,” bebernya.

Maka dari itu, Arief yakin hakulyakin Sandiaga akan pindah ke PPP. Sebab 1 persen sisanya ada di tangan Allah SWT.

Soal wacana kepindahan itu, Arief menuding Sandiaga Uno berpolitik dengan gaya ular keket.

“Memang Sandi ini kelihatannya pakai politiknya, politik gaya uler keket. Uler keket itu ya tukang makanin daun, menghancurkan daunnya, habis itu pergi lagi ke pohon yang lain,” jelas Arief.

“Jadi memang Sandiaga ini enggak beda sama uler keket, politik uler keket,” lanjutnya.

 

Arief menjelaskan, keputusan Rapat Pemimpin Nasional Partai Gerindra sudah mengamanatkan mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Baca Juga :  Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Karenanya, Arief heran mengapa Sandiaga Uno ingin mencalonkan diri sebagai calon presiden.

“Sudah jelas-jelas Gerindra itu keputusan tertinggi itu adalah rapimnas, yang mengamanatkan capresnya adalah Prabowo Subianto. Kok ini dia ingin nyapres,” tuding Arief.

Menurut Arief, Sandiaga Uno melakukan safari ke sejumlah petinggi partai dengan menggunakan jabatan Menteri Pariwisata dan Perekonomian Kreatif.

Karena itulah, Arief menuding Sandiaga sedang mempraktikkan strategi politik ular keket.

Arief menyebut manuver-manuver politik Sandiaga Uno itu tidak berkontribusi positif untuk Gerindra.

“Jadi kita itu kayak enggak ngerti aja politiknya uler keket. Kalau gayanya kayak uler keket, tidak pernah membangun Gerindra. Buat apa, enggak ada gunanya juga dia di Gerindra. Memang gunanya apa di Gerindra? Tidak ada kontribusinya di Gerindra.” (sumber:suara.com)

 

Berita Terkait

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat
Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Rabu, 23 September 2026 - 05:53 WIB

Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Berita Terbaru