Miris, 2 Siswa di Incheon Ditemukan Meninggal karena Bunuh Diri, Diduga Stres Akibat Tekanan Akademik

- Jurnalis

Jumat, 30 Desember 2022 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tertekan. Sumber foto : suara.com

Ilustrasi tertekan. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Dua siswa secara tragis ditemukan meninggal karena bunuh diri di atap sebuah officetel di Incheon, Korea Selatan.

Diketahui kedua siswa itu berasal dari sekolah menengah yang sama di Incheon.

Bahkan, ditemukan juga catatan bunuh diri ponsel dan tas siswa tersebut di tempat kejadian.

Menurut Kantor Polisi Nonhyeon Incheon, sekitar pukul 01.10 dini hari pada tanggal 26 Desember, dua siswa sekolah menengah ditemukan di atap gedung perkantoran 20 lantai di Nonhyeon-dong, Namdong-gu, Incheon.

Baca Juga :  KSPI dan Partai Buruh Usulkan Kenaikan UMP dan UMK 2027 Sebesar 7,5% Hingga 9,5%

Kedua siswa tersebut ditemukan tidak sadarkan diri dan segera dibawa ke rumah sakit terdekat.

Namun, kedua siswa itu tidak dapat diselamatkan dan akhirnya kehilangan nyawa

Terungkap bahwa kedua siswa tersebut berada di tahun kedua mereka di sekolah menengah yang sama dan naik ke atap bersama-sama.

Menurut laporan JTBC, terkonfirmasi bahwa catatan tersebut mengungkapkan perjuangan dan kekhawatiran mereka tentang tekanan di sekolah yang menuntut mereka harus mendapatkan nilai akademik yang bagus.

Baca Juga :  Pencarian Korban Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan, Tangis Haru Warnai Pertemuan Keluarga dan Tim SAR

Polisi menjelaskan, “Tidak ada perselisihan keluarga atau masalah dengan teman-teman mereka yang dimasukkan dalam catatan itu.

“Polisi percaya tidak ada pihak lain yang terlibat dalam kematian kedua siswa tersebut dan sedang menyelidiki keadaan sebenarnya.(Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali tayang di selebtek.suara.com, dengan judul Dua Siswa Ditemukan Bunuh Diri Karena Tertekan Dengan Tuntutan Akademik.

Berita Terkait

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat
Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Rabu, 23 September 2026 - 05:53 WIB

Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 18:01 WIB

Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Berita Terbaru