Isu Jokowi Tiga Periode kembali Mencuat, Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPIт: Tak Pernah Mati

- Jurnalis

Senin, 26 Desember 2022 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Jokowi (suara.com)

Presiden Jokowi (suara.com)

1TULAH.COM – Isu masa jabatan Presiden Joko Widodo atau Jokowi diperpanjang menjadi tiga periode hingga penundaan Pemilu 2024 kembali mencuat. Munculnya kedua isu itu pun menuai kontroversi dan sorotan tajam dari sejumlah kalangan.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI, Kunto Adi Wibowo turut memberikan pernyataan tajam mengenai isu masa jabatan Presiden Jokowi tiga periode dan Pemilu 2024 ditunda. Menurutnya, isu tersebut tidak akan pernah hilang.

Baca Juga :  Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumsel Jadi Tersangka Kasus Suap

Kunto menjelaskan bahwa ada wacana-wacana itu akan terus dimunculkan oleh sejumlah pihak. Ini demi menyukseskan rencana segelintir pihak agar Presiden Jokowi tetap menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia saat jabatannya habis pada 2024 mendatang.

Baca Juga :  Mengupas Buku 'Presiden Solusi': Rekam Jejak 108 Kebijakan Nyata 18 Bulan Pemerintahan Prabowo Subianto

Dalam kesempatan ini, Kunto mengungkap isu Pemilu ditunda hingga perpanjangan masa jabatan presiden memang berpotensi mereda. ‘Meski demikian, wacana itu tidak akan sepenuhnya mati dan akan terus dihidupkan,” tukasnya.

(suara.com)

Berita Terkait

Polisi Amankan Pria Diduga Bunuh Istri di Makassar
Aturan Baru BGN: Insentif Dapur SPPG Tak Lagi Sama Rata Rp6 Juta
Cetak Sejarah! Muhammad Kiandra Ramadhipa Rebut Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026 Estoril
Soroti Ketimpangan Desa Terpencil, DPRD Kalteng Desak Pemerataan Infrastruktur Dasar
Indonesia Emas atau Cemas? Ketika Budiman Sudjatmiko dan Mahasiswa Semarang Terlibat Benturan Narasi
Oknum Perwira Ditresnarkoba Polda Jatim Diduga Terseret Jaringan Narkoba Internasional Malaysia
Kejagung Usut Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Grup Salim: Mengapa Bankir Maybank Ikut Diperiksa?
Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp37 Miliar Pelabuhan Tanjung Priok

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:46 WIB

Polisi Amankan Pria Diduga Bunuh Istri di Makassar

Senin, 15 Juni 2026 - 21:38 WIB

Aturan Baru BGN: Insentif Dapur SPPG Tak Lagi Sama Rata Rp6 Juta

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:16 WIB

Soroti Ketimpangan Desa Terpencil, DPRD Kalteng Desak Pemerataan Infrastruktur Dasar

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:23 WIB

Indonesia Emas atau Cemas? Ketika Budiman Sudjatmiko dan Mahasiswa Semarang Terlibat Benturan Narasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:55 WIB

Oknum Perwira Ditresnarkoba Polda Jatim Diduga Terseret Jaringan Narkoba Internasional Malaysia

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Usut Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Grup Salim: Mengapa Bankir Maybank Ikut Diperiksa?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:09 WIB

Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp37 Miliar Pelabuhan Tanjung Priok

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:35 WIB

Cegah Korupsi, DPRD Kalteng Ingatkan ASN Patuhi Aturan Pengadaan Barang dan Jasa

Berita Terbaru

Ilustrasi pembunuhan ((unsplash))

Berita

Polisi Amankan Pria Diduga Bunuh Istri di Makassar

Selasa, 16 Jun 2026 - 00:46 WIB

Kajari Barito Utara, R Firmansyah bersama pejabat lain saat menunjukkan pemusnahan barang. Foto. Dadang

Muara Teweh

Kejaksaan Barito Utara Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana

Senin, 15 Jun 2026 - 15:01 WIB