Pemerintah Bakal Atur Pembelian Gas LPG Lewat Aplikasi MyPertamina Mulai Tahun 2023, Begini Caranya

- Jurnalis

Senin, 19 Desember 2022 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi LPG - cara beli LPG pakai My Pertamina. Sumber foto : suara.com

Ilustrasi LPG - cara beli LPG pakai My Pertamina. Sumber foto : suara.com

1TULAH.COM – Mulai 2023, pembelian elpiji 3 kg akan diuji coba oleh pemerintah dengan MyPertamina.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Dirjen Migas Kementerian ESDM) Tutuka Ariadji mengatakan, tahun 2023 uji coba akan dilakukan seluruh Indonesia, pembelian elpiji 3 kg dengan MyPertamina.

Setelah selesai proses uji coba pembelian LPG 3 kg menggunakan MyPertamina, Dirjen Migas (Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji menyampaikan bahwa pada tahun 2023 mendatang, penggunaan MyPertamina untuk beli LPG 3 Kg akan diberlakukan secara menyeluruh di wilayah Indonesia.

Menurut Tutuka, pemerintah tengah memanfaatkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) untuk mendorong distribusi tepat sasaran.

Lantas, bagaimana cara beli LPG pakai MyPertamina? Untuk selengkapnya, simak berikut ini penjelasannya yang dirangkum dari berbagai sumber.

Cara beli LPG pakai My Pertamina

Untuk pembelian LPG 3 Kg ini nantinya akan menyamakan data pembeli LPG 3 Kg dan data P3KE. Adapun data P3KE ini akan diinput melalui web MyPertamina.

Baca Juga :  Menko Kumhamimipas Yusril Ihza Mahendra Serukan Kedamaian Pascakericuhan di Aceh

Meski demikian, masyarakat tak harus menginstall aplikasi MyPertamina atau melakukan QR code seperti saat pembelian BBM (bahan bakar minyak) subsidi.

Untuk pembelian elpiji 3 Kg ini nantinya masyarakat hanya perlu beli elpiji 3 kg sama seperti biasanya, namun pembeli perlu menunjukan KTP (kartu tanda penduduk) kepada petugas penjual LPG 3 Kg.

Setelah itu, petugas akan melakukan pengecekan apakah data pembeli tersebut sudah tertulis dalam data P3KE.

Jika datanya belum masuk dalam P3KE, maka akan langsung di-update. Setelah itu, bisa beli elpiji 3 Kg seperti biasa.

Untuk pembelian elpiji 3 kg menggunakan MyPertamina ini diketahui sudah dilakukan uji coba dibeberapa kecamatan yakni Tangerang, Semarang, Batam, dan Mataram.

Setelah itu, pada tahun depan akan dilakukan secara menyeluruh di wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Orasi Mencekam Demo Mahasiswa UI di Thamrin: "Kita Merasa Dijajah!"

Meski pembelian elpiji 3 kg nantinya akan menggunakan pendataan, namun belum ada informasi adanya pembatasan pembelian LPG 3 kg.

Maka dari itu, masyarakat pun masih bisa beli elpiji 3 kg sama seperti biasanya tanpa perlu merasa takut atau was-was kehabisan kuota harian untuk beli LPG 3 kg layaknya saat beli BBM subsidi.

Mungkin belum banyak yang tahu bahwa pembelian LPG 3 kg pakai MyPertamina ini sebenarnya sudah terlebih dulu dilakukan uji coba, dibanding BBM Pertalite. Adapun uji coba tersebut telah dilakukan sejak bulan Maret 2022.

Demikian ulasan mengenai cara beli LPG pakai My Pertamina yang katanya akan mulai diberlakukan secara menyeluruh di Indonesia pada tahu  2023 mendatang. Semoga informasi ini bermanfaat.

(Nova Eliza Putri)

Artikel ini pertama kali tayang di suara.com, dengan judul Mulai Tahun 2023 Pembelian Gas LPG Pakai MyPertamina, Bagaimana Caranya?

Berita Terkait

Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas
Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia
Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking
Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil
Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami
Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit
KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK
Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:44 WIB

KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Dorong Efisiensi Anggaran, Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru