Bukan Anak Bungsu, Anak Kedua Kerap Distigma Pemberontak, Berikut Tips Parenting Memperlakukan Mereka

- Jurnalis

Jumat, 16 Desember 2022 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kakak adik. (Unsplash.com/ Vitolda Klein)

Ilustrasi kakak adik. (Unsplash.com/ Vitolda Klein)

1TULAH.COM-Menjadi orang tua yang bijaksana adalah seni parenting. Terutama dalam menghadapi anak-anak yang perilakunya terkadang bikin jengkel.

Bagi orang tua, tidak semua anak-anaknya bisa selalu berlaku manis. Sikap-sikap pemberontak dan susah diatur, biasanya selalu terjadi. Terutama saat berhadapan dengan anak kedua.

Terlahir sebagai anak kedua, terkadang ada perlakuan berbeda dengan anak pertama. Terlebih apabila anak kedua tersebut bukanlah anak bungsu, melainkan anak tengah.

Stigma yang kerak dialamatkan kepada mereka adalah nakal, berisik, dan pembuat onar. Mungkin itulah fakta anak kedua yang sering kita dengar yang menggambarkan kepribadian mereka. Ya, hal ini bahkan telah terbukti secara ilmiah.

Dilansir Wonder Years, sebuah penelitian yang dipimpin oleh Joseph Doyle, seorang ekonom di Massachusetts Institute of Technology (MIT), anak kedua ditemukan menunjukkan perilaku memberontak. Fakta ini lebih pada anak laki-laki kedua.

Apa yang juga ditemukan dalam penelitian ini adalah bahwa sifat perilaku ini sebenarnya dapat dipengaruhi oleh kakaknya. Lagi pula, wajar jika yang lebih muda meniru apa pun yang dilakukan kakak mereka.

“Anak sulung memiliki panutan (orang) yang sudah dewasa. Tapi yang kedua, anak-anak yang lahir belakangan memiliki panutan yang agak tidak rasional seperti anak usia dua tahun (sebagai) kakak mereka,” jelas Doyle.

Kemungkinan faktor lain yang dapat berkontribusi pada sifat perilaku anak kedua, termasuk keterlibatan orang tua dan keterlibatan saudara kandung, dengan kelompok sebaya yang berbeda.

Baca Juga :  Sindikat Narkoba di Gang Langgar Samarinda Terungkap oleh Bareskrim Polri

Tetapi sebelum Anda membiarkan rasa bersalah masuk, tenanglah karena mengetahui bahwa mungkin ini fase yang harus dialami anak kedua Anda selama masa pertumbuhan.

Terlebih, sebenarnya mereka juga memiliki sederet sifat baik yang membuat mereka lebih mudah dicintai. Penasaran? Ini daftarnya.

  1. Anak Kedua Anak yang Ulet

Ketika anak kedua lahir dalam sebuah keluarga, sudah ada anak pertama yang menikmati perhatian penuh dari semua orang dalam keluarga, dan akan terus demikian, meskipun mungkin dengan beberapa perubahan kecil.

Dengan itu, anak kedua Anda harus segera belajar mengatasi kebutuhan untuk berbagi cinta dan perhatian ibu dan ayah. Dia kemudian belajar sejak dini bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai keinginannya yang kemudian membantunya mengembangkan ketahanan dan kemandirian, – keduanya merupakan keterampilan berharga yang akan dia butuhkan saat tumbuh dewasa.

Dan sebagai orang tua, Anda sangat bangga melihat bagaimana si kecil menjalani hidup dengan penuh percaya diri.

  1. Anak Kedua Memiliki Keterampilan Negosiasi yang Hebat

Jika ada satu keterampilan yang akan dikuasai anak kedua selama masa pertumbuhan mereka, itu adalah kemampuan mereka untuk berkompromi dan bernegosiasi. Dan ini terutama terjadi ketika mereka akhirnya menjadi anak tengah!

Bayangkan jumlah waktu yang akan mereka habiskan untuk membuat orangtua dan saudara mereka menyetujui persyaratan mereka atau untuk membuat permintaan mereka diketahui. Ini adalah contoh hidup yang sempurna dari “latihan menjadi sempurna”.

  1. Anak Kedua Memiliki Tekad Besar
Baca Juga :  Kelakar Presiden Prabowo di Nganjuk: Senggol Jumhur Hidayat yang Sering Masuk Penjara Kini Jadi Menteri

Bayangkan menjalani kehidupan anak kedua dengan kakak yang terus-menerus berlarian, berbicara lebih cepat dari yang dapat Anda proses dan selalu ingin memamerkan kepada ibu dan ayah apa yang bisa dia lakukan.

Untuk menyesuaikan diri, anak kedua Anda ingin mengejar ketinggalan secepat mungkin untuk mendapatkan pelukan dan pujian yang adil.

Meri Wallace, pekerja sosial klinis berlisensi di Amerika Serikat, menyebutkan dalam artikel Psychology Today bahwa anak kedua mungkin sedikit frustrasi dengan “kegagalan” awal saat mereka mencoba mengejar kakak mereka.

Tapi sebagai ibu dan ayah, kita bisa membantu mereka dengan menyemangati dan memuji mereka atas usaha mereka. Bermurah hati dengan pelukan, sungguh menakjubkan untuk menegaskan cinta kepada anak kedua, yang meningkatkan tingkat kepercayaan dirinya.

  1. Anak Kedua Lebih Mudah Mengembangkan Persahabatan yang Indah

Salah satu hal paling canggung tentang menjadi anak kedua, terutama jika dia juga anak tengah, adalah perasaan tersisih. Ini bisa menjadi kejadian umum karena perhatian ibu dan ayah sering dialihkan oleh kakak atau adik

Dengan demikian, anak kedua cenderung lebih mudah bergaul untuk menutupi kurangnya perhatian di rumah.

Dikenal sebagai “kupu-kupu sosial” keluarga, mereka berteman dengan mudah dan biasanya tidak memiliki masalah untuk menyesuaikan diri di berbagai lingkungan sosial.

Singkatnya, anak kedua Anda kemungkinan besar adalah teman yang membuat orang merasa nyaman meski baru mengenal satu sama lain! (Sumber:suara.com)

 

Berita Terkait

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial
Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya
BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50 WIB

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:47 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:26 WIB

Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru