Covid-19 Belum Usai, Warga di Kecamatan Teweh Tengah dan Teweh Baru Diisolasi Mandiri

- Jurnalis

Sabtu, 26 November 2022 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus covid-19 di Barito Utara terus meningkat. Satgas setempaat menghimbau warga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. foto.Satgas covid-19 Barito Utara.

Kasus covid-19 di Barito Utara terus meningkat. Satgas setempaat menghimbau warga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. foto.Satgas covid-19 Barito Utara.

1TULAH.COM, Muara Teweh – Kasus Covid-19 di Barito Utara terus meninggi. Selain terus bertambahnya pasien yang di rawat di rumah sakit, warga yang diisolasi mandiri pun meningkat.

Kekinian, tertanggal 25 November 2022, Satgas covid-19 setempat, meminta 7 orang dari dua Kecamatan Teweh Tengah dan Teweh Baru melakukan isolasi mandiri.

Tidak itu saja, jumlah pasien suspek bertambah menjadi 5 orang. Dan orang dalam status kontak erat kini termonitor ada 6 orang. Mereka kini dalam pengawasan petugas kesehatan.

Baca Juga :  KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Siswandoyo, dalam beberapa kesempatan menghimbau, agar warga masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Menurut dia, pandemi covid-19 belum usai sampai saat ini.

“Kami menghimbau kepada masyarakat tetap menerapkan disiplin prokes dan segera vaksin. vaksin sangat bermamfaat untuk menangkal dan meringankan gejala akibat covid-19. Segera vaksin dengan mendatangi gerai-gerai  vaksin dan puskesmas terdekat,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap

Satgas Covid-19 Barito Utara melaporkan, saat ini tersisa 2 pasien covid-19 dari sebelumnya 9 yang dirawat intensif di rumah sakit. Sementara 7 pasien covid-19 dilakukan isolasi mandiri.

5 pasien lain suspek dan 6 lainnya termonitor kontak erat dan dilakukan pengawasan.(*)

 

 

Berita Terkait

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak
Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi
Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Minggu, 6 September 2026 - 10:34 WIB

Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan

Sabtu, 5 September 2026 - 12:15 WIB

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 12:09 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WIB

Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

Berita Terbaru