Warga Keluhkan Agen Gas Elpiji di Jalan Kartini Buntok, Ketua RT: Tabung Gas 3Kg Dijual ke Pengecer

- Jurnalis

Kamis, 10 November 2022 - 03:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Jalan Kartini RT. 20 saat ingin membeli tagung gas 3 Kg dan tidak dilayani pemilik agen, Rabu (9/11/2022). 
Foto. Alifansyah/1tulah.com

Warga Jalan Kartini RT. 20 saat ingin membeli tagung gas 3 Kg dan tidak dilayani pemilik agen, Rabu (9/11/2022). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK– Agen Gas Elpiji di Jalan Kartini tepatnya RT. 20, Rw. 05, Kelurahan Hilir Sper, Kematan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, diduga  tidak mau melayani atau menjual tabung gas ukuran 3 Kg kepada warga sekitar, tapi sebaliknya pemilik agen malah menjual tabung tersebut kepada sekelompok pengeceran dari lingkungan RT setempat.

“Padahal warga kami sangat membutuhkan tabung gas tersebut untuk keperluan rumah tangga mareka, namun sangat disayangkan pemilik pangkalan malah menjual ke pengecer,” ujar Suldiansyah, Ketua RT setempat kepada wartawan di Buntok, Rabu (9/11/2022).

Ia menyampaikan, kejadian seperti ini tidak hanya kali ini saja, bahkan sering kali terjadi, hingga warga setempat tidak mendapatkan tabung gas 3 Kg.

kejadian-kejadian sebelumnya bahkan sempat ribut sama warga setempat, pasalnya, yang dikhawatirkan kalau terjadi hal – hal yang tidak diinginkan karena ini bisa menimbulkan keributan

Baca Juga :  Orasi Mencekam Demo Mahasiswa UI di Thamrin: "Kita Merasa Dijajah!"

karena adanya ketimpangan terkait masalah harga yang berbeda dengan agen elpiji 3 Kg lainnya yang ada di Kota Buntok.

Ia mengatakan, seperti Agen Elpiji  3 Kg yang ada di Jalan Seroja, dan Gang Sampurna mereka menjual dengan harga eceran Rp.20.000/tabung, namun agen di jalan Kartini ini malah menjual dengan harga Rp25-26 ribu/tabung, sehingga agen eceran seperti di kios-kios terpaksa mereka menjual lebih mahal bahkan di atas harga 30 ribu/tabung, karena mereka juga ingin mendapatkan keuntungan.

“Karena menaikkan harga jual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan mendistribusikan tabung gas kepada pengecer itu sudah melanggar aturan Pertamina,” terang Ketua RT.

Ia melanjutkan, akibat kejadian tersebut banyak warga jalan kartini RT. 20 yang mengeluhkan sistem penjualan dari agen elpiji tersebut dan ketimpangan pelayanan, pasalnya selama beberapa hari lalu mereka sangat kecewa karena di depan mata mereka, pemilik agen menjual kepada sekelompok pengecer yang berasal dari luar lingkungan mereka.

Baca Juga :  Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia

“Ya memang benar, saya pun telah menerima laporan warga kita dan saya langsung meninjau kelapangan ternyata itu benar, dan tadi saya himbau kepada pemilik agen supaya bisa membagikan terlebih dahulu kepada warga setempat, namun himbau saya tadi tidak digubris oleh pemilik agen, dan saya juga berharap supaya pemerintah daerah setempat melalui intansi terkait agar segara melakukan sidak,” kata Suldiansyah.

Sementara itu, sejauh ini pengelola agen gas elpiji di Jalan Kartini tersebut belum berhasil dikonfirmasi, terkait keluhan warga setempat.

Namun wartawan media ini tetap berusaha melakukan konfirmasi kepada pengelola agen gas elpiji.

(Alifansyah)

 

Berita Terkait

Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas
Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia
Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking
Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil
Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami
Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit
KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK
Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Bantah Masuk Islam, Roberto Carlos Ungkap Alasan Pernikahannya Gelar Tradisi Islami

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Polri Absen Rapat Konflik Agraria, KPA Desak Komisi III DPR Panggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:44 WIB

KPK Tegaskan Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Hasil Audit Resmi BPK

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Heboh Pengusiran 3 Turis Diduga Tentara IDF di Ubud Bali, Berawal dari Sikap Kasar ke Staf: Pantas Aja!

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Dorong Efisiensi Anggaran, Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru