Polisi Tembak Polisi di SPN Gorontalo Menggunakan Senjata Gas Air Mata

- Jurnalis

Minggu, 18 September 2022 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Polisi tembak polisi di SPN Gorontalo (suara.com)

Ilustrasi - Polisi tembak polisi di SPN Gorontalo (suara.com)

1TULAH.COMPolisi di Gorontalo Bripda MRW secara tak sengaja, menembak rekannya sendiri Bripda Arif Gani menggunakan senjata gas air mata

Peristiwa penembakan ini terjadi di Sekolah Polisi Negara (SPN) Gorontalo, Jumat (16/9/2022) saat korban sedang memasak mi instan.

Akibat kepalanya terkena peluru gas air mata, koban langsung pingsan dan tergeletak di tempat tersebut.

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Wahyu Tri Cahyono mengatakan, kejadian ini berawal ketika ketika korban Bripda Arif Gani mengirim pesan lewat WhatsApp kepada Bripda MRW untuk meminjam sepeda motor.

Lantas, korban Bripda Arif mendatangi Bripda MRW yang sedang di rumah dinas jabatan Kepala SPN Polda Gorontalo. Namun, sepeda motor milik Bripda MRW sedang dipinjam Ipda Samsul.

Baca Juga :  Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Karena itu, Bripda Arif pun hanya meminta nasi. Kemudian dia pergi menuju menuju Asrama Polisi Blok B Nomor 3 SPN Polda Gorontalo. Bripda MRW pun menyusul dari belakang.

Saat di asrama, Bripa Arif pun menuju dapur untuk memasang mi instan sebagai lauk makan nasi. Sedangkan Bripda MRW yang baru tiba di asrama melihat ada senjata pelontar gas air mata di atas meja. Pelontar gas air mata ini biasanya digunakan untuk membubarkan massa demonstrasi.

Melihat hal itu, Bripda MRW pun mencoba menaruh HP di meja, kemudian mengambil pelontar gas air mata tersebut.

Baca Juga :  Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391

“Kemudian secara tidak sengaja menarik pelatuk yang saat itu ujung laras senjata mengarah ke korban hingga mengeluarkan tembakan dan mengenai bagian kepala dari Bripda Arif Gani,” kata Kombes Wahyu Tri Cahyono.

Kapolda Gorontalo, kata Kombes Wahyu, langsung memerintahkan Kabid Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Gorontalo dan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Gorontalo mengusut kasus tersebut. Katanya, sudah dilakukan olah TKP malam itu juga.

Dikatakan, Kabid Kedokteran dan Kesehatan juga sudah diminta Kapolda untuk mengawasi korban yang sedang dalam perawatan di RS Aloei Saboe.

“Bripda MRW sudah diamankan di Polda (Gorontalo) guna proses lebih lanjut,” sebut dia. (suara.com)

Berita Terkait

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak
Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi
Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Minggu, 6 September 2026 - 10:34 WIB

Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan

Sabtu, 5 September 2026 - 12:15 WIB

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 12:09 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WIB

Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

Berita Terbaru