Antisipasi Lonjakan Inflasi, Ini Instruksi Gubernur Kalteng ke Bupati/Walikota

- Jurnalis

Minggu, 4 September 2022 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Sugianto Sabran, Gubernur Kalteng saat Kunker dan mengadakan rapat dengan Camat, Lurah, Kepala Desa, BPD, seluruh Kepala Sekolah dan pelaku usaha UMKM di Kabupaten Barsel. 
Foto. Alifansyah/1tulah.com

H. Sugianto Sabran, Gubernur Kalteng saat Kunker dan mengadakan rapat dengan Camat, Lurah, Kepala Desa, BPD, seluruh Kepala Sekolah dan pelaku usaha UMKM di Kabupaten Barsel. Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com,BUNTOK-Dalam rangka mengantisipasi terjadinya inflasi di daerah, Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran menginstruksikan kepada seluruh bupati dan walikota se-Kalteng, untuk mengambil langkah-langkah strategis dan konkret, guna menjaga daya beli masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya usai Rapat Kerja Gubernur Kalteng dengan Camat, Lurah, Kepala Desa, BPD, Damang, seluruh Kepala Sekolah SMA/SMP/SD sederajat, dan pelaku UMKM se Kabupaten Barito Selatan (Barsel) di GPU Jaro Pirarahan, Jalan Pahlawan Buntok, Sabtu (3/9/2022).

Rapat kerja tersebut merupakan bagian dari rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker) Gubernur Kalteng ke DAS Barito, khususnya ke wilayah Kabupaten Barsel dan Kabupaten Barito Timur (Bartim), dari tanggal 2-4 September 2022.

Sercara khusus terkait inflasi daerah Gubernur Sugianto Sabran meminta langkah serentak dan upaya nyata dari Wali Kota dan Bupati se-Kalteng untuk menghadapi dan menekan inflasi daerah.

“Saya minta walikota dan bupati untuk menugaskan Satgas pangan untuk melakukan operasi pasar, melaksanakan pasar murah, pasar penyeimbang, dan menindak dengan tegas  para penimbun bahan pangan,” pinta Gubernur.

Ia juga menekankan, gerakan dan upaya tersebut agar dimulai pada tanggal 5 September 2022 secara serentak, dan Pemerintah Provibsi (Pemprov) Kalteng akan terua memantau secara berkala terkait implementasi dari arahan yang dimaksud.

Sebagaimana diketahui, lanjutnya, tingginya harga pangan dunia telah memicu inflasi tinggi di beberapa negara. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Kalteng pada Juli 2022 tercatat sebesar 6,79% (YoY).

Baca Juga :  Waspada Child Grooming! KPAI Soroti Minimnya Literasi Orang Dewasa Pasca Pengakuan Aurelie Moeremans

Ia juga telah menyampaikan kebijakan serta langkah-langkah yang harus dilakukan oleh Pemprov Kalteng dalam rangka menurunkan inflasi, hingga di bawah 5 (lima) persen sampai akhir tahun 2022 mendatang.

“Langkah-langkah tersebut dipaparkan oleh Wakil Gubernur Kalteng saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) terbatas dengan Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2022) lalu,” ungkapnya.

Gubernur menambahkan, Pemprov Kalteng menyampaikan upaya pengendalian inflasi dengan menggunakan strategi 4 K, yakini Keterjangkauan harga, Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi.

“Dengan strategi 4K ini kebijakan likuiditas global dan peningkatan harga komoditas dunia terhadap inflasi dan daya beli masyarakat untuk menjaga keterjangkauan harga,” terang orang nomor satu di Bumi Tanbun Bungai ini.

Lebih lanjut ia menjelaskan, startegi tersebut dapat menjaga inflasi kelompok bahan pangan bergejolak (volatile food) dalam kisaran 3,0-5,0 persen dengan menjaga ketersediaan pasokan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), memperkuat koordinasi Pemerintah pusat dan daerah dalam pengendalian inflasi untuk menjaga kelancaran distribusi serta memperkuat sinergi komunikasi kebijakan untuk mendukung pengelolaan ekspektasi inflasi masyarakat.

Baca Juga :  Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?

Menurutnya, langka-langkah dalam menghadapi inflasi daerah bukan hanya dalam jangka panjang, tapi saat ini diperlukan pula langkah antisipasi jangka pendek seperti menyelenggarakan operasi pasar bawang merah dan cabai rawit, serta komoditas lainnya bekerja sama dengan BULOG, gerakan nasional pengendalian inflasi pangan se Kalteng, pemberian subsidi biaya transportasi serta penguatan komunikasi belanja bijak untuk menjaga masyarakat dan menahan perilaku konsumtif.

Ia menuturkan, sebagaimana diketahui, andil inflasi sepanjang Januari hingga Juli 2022 disebabkan pangan (kelompok makanan, minuman dan tembakau), disebabkan beberapa faktor, diantaranya pengaruh cuaca yang tidak menentu, serangan hama pada padi, kenaikan harga pupuk dan pakan ternak. Sementara pada non pangan disebabkan karena adanya kenaikan harga minyak dunia.

Pemprov Kalteng akan terus melakukan upaya-upaya strategis bersama pemerintah Kabupaten dan Kota untuk mengendalikan inflasi, dan tidak kalah pentingnya adalah partisipasi masyarakat dan pelaku ekonomi.

“Upaya-upaya Pemerintah harus pula didukung partisipasi masyarakat secara aktif, berbelanja bijak, hindari prilaku konsumtif serta merubah pola pikir dalam pemberdayaan dan pemanfaatan lingkungan sekitar, misalnya dengan menanam cabai di lahan atau pekarangan yang bisa dimanfaatkan, hal ini setidaknya untuk pemenuhan  kebutuhan keluarga,” kata Sugianto Sabran. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Prabowo Usulkan Keponakannya Jadi Deputi Gubernur BI Gantikan Juda Agung
Polisi Sulsel Siapkan Tim DVI Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500
Fadli Zon Serahkan SK Pengelola Cagar Budaya Keraton Solo, Ini Fakta-Fakta Kericuhannya
Senegal Juara Piala Afrika 2025! Bungkam Maroko Lewat Drama Penalti Gagal dan Gol Pape Gueye
Tim SAR Gabungan Diturunkan ke Gunung Bulusaraung Usai Temuan Serpihan ATR
Bandingkan dengan Negara Raksasa, Airlangga Hartarto Sebut Ekonomi RI Tetap Solid
Mengenal Food Genomics: Rahasia Diet Presisi Berdasarkan DNA Anda
Lelah Menjelaskan? Ini 7 Cara Melepaskan Emosi Negatif Tanpa Harus Bercerita
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 17:10 WIB

Prabowo Usulkan Keponakannya Jadi Deputi Gubernur BI Gantikan Juda Agung

Senin, 19 Januari 2026 - 12:10 WIB

Polisi Sulsel Siapkan Tim DVI Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500

Senin, 19 Januari 2026 - 08:01 WIB

Senegal Juara Piala Afrika 2025! Bungkam Maroko Lewat Drama Penalti Gagal dan Gol Pape Gueye

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:56 WIB

Tim SAR Gabungan Diturunkan ke Gunung Bulusaraung Usai Temuan Serpihan ATR

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:40 WIB

Bandingkan dengan Negara Raksasa, Airlangga Hartarto Sebut Ekonomi RI Tetap Solid

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:41 WIB

Mengenal Food Genomics: Rahasia Diet Presisi Berdasarkan DNA Anda

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:03 WIB

Lelah Menjelaskan? Ini 7 Cara Melepaskan Emosi Negatif Tanpa Harus Bercerita

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:53 WIB

Noe Letto dan Frank Hutapea Dilantik Jadi Tenaga Ahli DPN 2026: Intip Rekam Jejak dan Peran Strategisnya

Berita Terbaru