1TULAH.COM, MUARA TEWEH– Warga Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, bernama Dison mendatangi Kantor Kepolisian Sektor Teweh, Senin 08 Agustus 2022.
Ia tidak datang sendiri. Namun minta pendampingan dari organisasi Batamad, Ketua Majelis Agama Kaharingan Indonesia (MAKI) Barito Utara dan tokoh adat lain.
Kedatangannya, semula melalui surat ingin menyampaikan orasi. Namun kekinian berubah minta mediasi.
Saat di kantor Polsek Teweh Tengah, Dison dan sejulmah orang diterima oleh Kapolsek Teweh Tengah Kompol Reny Arafah dan Kasat Reskrim Polres Barut AKP Wahyu Satiyo Budiarjo.
Baca juga : Judi di Arena Wara Digelandang ke Polres Barito Utara
Pada pertemuan itu, hadir pula tokoh dari Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan Ardiano, Pemuda Hindu Kahatingan, tokoh adat dan tokoh masyarakat desa Hajak.
Dalam pertemuan, Dison menyampaikan maksud tujuan. Ia menceritakan kronologis dari awal acara rukun kematian alias wara di Desa Hajak Km 24, merupakan keluarganya.
Sejak awal mereka sudah membuat proposal kegiatan yang disampaikan ke pihak Damang dan juga pihak kepolisian.
“Proposal sempat direvisi, tapi tidak ditangatangani Damang Teweh Baru, Yulius Bebi. Dison bilang nanti Damang pasang badan jika terjadi kendala. Sementara untuk proposal dititipkan ke anggota Kepolisian Sektor Teweh Tengah,” ujar dia, dihadapan forum rapat.
Baca juga : Penggerebekan Judi di Arena Wara, Polisi Tetapkan 3 Bandar dan 6 Pemain Sebagai Tersangka
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



![Raffi Ahmad sakit [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/rafi-sakit-360x200.jpg)



















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)


