Berita  

JCH Barito Utara Beri Kabar Kondisi Mereka di Arab Saudi, Jamaah Indonesia Meninggal 9 Orang

JCH Barito Utara saat bersantai di depan hotel tempat mereka tinggal selama di Mekkah, Arab Saudi.Foto.IST

1TULAH.COM– Hari ketiga di tanah suci Mekkah, kondisi JCH Barito Utara semua dalam kondisi baik.

Mereka bermukim di Alkiswah Tower Hotel, kawasan Jarwal, sekira 1 km dari Masjidil Haram.

JCH Barito Utara tergabung dlm kloter terbang BDJ 06 bersama jamaah calon haji asal Kabupaten Kapuas,Katingan, Murung Raya, Barito Timur, Katingan dan Sukamara.

“Alhamdulillah kondisi kami semua disini sehat walafiat. Semua bisa menjalankan ibadah dengan baik. Pelayanan haji dari petugas haji dan kesehatan pupn sangat baik,” kata Norani, salah satu jamaah calon haji Barito Utara kepada 1tulah.com, Rabu (22/6/2022) siang.

Baca juga : Mardani Maming Dicekal KPK; Tokoh Muda Orang Banjar yang Terjerat Kasus Korupsi Perizinan Tambang

Pelayanan haji oleh petugas kata Norani sangat maksimal. jamaah merasa myaman karena selalu di bimbing dan dibantu. Begitu juga petugas kesehatannya.

“Kami berterima kasih kepada kantor kemenag, Pemkab Barito Utara dan juga Gubernur Kalteng Sugianto Sabran yang dengan antusias mengapresiasi jamaah Kalteng,” kata dia.

Sementara itu mengutip dari suara.com(jaringan media 1tulah.com) Kepala Daerah Kerja Mekkah Mukhammad Khanif di Mekkah, Rabu mengatakan, julah jamaah Indonesia yang meningal dunia bertambah lagi menjadi 9 orang.

Baca juga : Pernyataan Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad Membuat Resah Warga Indonesia dan Singapura, Mengapa?

Selasa (21/6/2022) sekira pukul 22.28 waktu Arab Saudi, Suharno Muhammad Sudjin calon haji dari kloter 10 embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 10) meninggal dunia di Kantor Kesehatan Haji Indonesia Mekkah.

Suharno (63) merupakan jemaah yang pertama tercatat meninggal di Mekkah, sebelumnya delapan jemaah calon haji meninggal di Madinah maupun dalam perjalanan ke Tanah Suci.

“Jamaah dirawat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia pada 20 Juni pukul 14.30 WAS dengan komorbid berat,” kata Khanif.

Pada Selasa (21/6) pukul 21.00 WAS terjadi henti jantung, diberikan pertolongan CPR dan obat emergency, lalu pasien dirujuk ke RS Al Noor Mekkah.

Khanif mengatakan tindakan pertolongan kemudian dilanjutkan oleh tim RS Al Noor dan Tim rujuk KKHI. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.