WOW….Harga Bensin di AS Tembus Rp 72 Ribu, Diprediksi Terus Naik hingga Juli

- Jurnalis

Senin, 13 Juni 2022 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Stasiun Pengisian BBM di AS.foto pixabay

Ilustrasi: Stasiun Pengisian BBM di AS.foto pixabay

1TULAH.COM-Warga di Amerika Serikat ternyata juga mengalami permasalahan dengan bensin atau BBM. Kebutuhan untuk berbagai alat transportasi ini, harganya saat ini juga terus merangkak naik.

Terkini, harga rata-rata untuk satu galon bensin tanpa timbal naik di atas USD5 atau setara Rp72.845 (Kurs Rp14.569). Diprediksi harganya akan terus naik hingga Juli mendatang.

Menurut Federasi klub motor di AS atau AAA, harga naik dari USD3,07 setahun yang lalu. Pada akhir pekan, kenaikan harga ini telah terjadi di 20 negara bagian.

“Menurut perhitungan saya, rumah tangga biasa menghabiskan sekitar $160 lebih banyak untuk gas sebulan daripada tahun lalu,” kata Mark Zandi, kepala ekonom di Moody’s Analytics seperti dikutip dari CNBC, Senin (13/6/2022).

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kalteng Ingatkan Efisiensi Anggaran Jangan Korbankan Akses Pedalaman

Harga bensin biasanya mencapai puncaknya pada pertengahan Mei, tetapi tahun ini terus meningkat dan harga rata-rata sekitar 65 sen lebih tinggi dari sebulan yang lalu.

Hal ini disebabkan, karena kekurangan pasokan tahun ini, dan para analis memperkirakan harga mungkin belum mencapai puncaknya sampai pertengahan Juli.

“Saya tidak berpikir kita jauh dari harga tertinggi,. Saya tidak berpikir itu akan melampaui USD5,50. Saya akan mengatakan USD5,25 adalah yang teratas, tetapi sekali lagi, pasar tidak terpengaruh,” kata Patrick DeHaan, kepala analisis minyak di GasBuddy

Baca Juga :  Bocor! Kejagung Terbitkan Surat Rahasia R-696: Perintahkan Seluruh Jaksa Waspada dan Larang Komentari Perkara

Analis mengatakan sementara konsumen merasa keberatan, karena harga bensin tidak begitu besar. Itu disebabkan, sebagian karena kendaraan yang lebih efisien.

Menurut analisis CNBC, pengemudi menghabiskan rata-rata 20 sen per mil untuk bensin pada Juni tahun ini, bahkan dengan kenaikan harga yang tajam. Pada tahun 1980, mil yang sama akan menghabiskan biaya 30 sen.  (Dikutip dari suara.com)

Berita Terkait

Buka Turnamen Futsal PWI se-DAS Barito, Wabup Rahmanto:  Perkuat Solidaritas Insan Pers 
KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp21,2 Miliar dalam Kasus OTT Bupati Sukoharjo
Usut Tuntas Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Mega Korupsi
Kawal Pemerataan Pembangunan hingga Desa, DPRD Kalteng Soroti Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Babak Baru Kasus Asabri: Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR Sebagai Tersangka
Prancis Tembus Semifinal Piala Dunia, Laga Pembuka Barcelona di La Liga 2026-2027 Resmi Ditunda!
Bongkar Modus Korupsi Bupati Sukoharjo: Potong Insentif Pegawai 40% dan Lanjutkan ‘Tradisi’ Suami
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Kejagung Tegaskan Proses Hukum Tetap Jalan

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:29 WIB

Buka Turnamen Futsal PWI se-DAS Barito, Wabup Rahmanto:  Perkuat Solidaritas Insan Pers 

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:41 WIB

KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp21,2 Miliar dalam Kasus OTT Bupati Sukoharjo

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:53 WIB

Usut Tuntas Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Mega Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:39 WIB

Kawal Pemerataan Pembangunan hingga Desa, DPRD Kalteng Soroti Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:22 WIB

Babak Baru Kasus Asabri: Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR Sebagai Tersangka

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:24 WIB

Prancis Tembus Semifinal Piala Dunia, Laga Pembuka Barcelona di La Liga 2026-2027 Resmi Ditunda!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:04 WIB

Bongkar Modus Korupsi Bupati Sukoharjo: Potong Insentif Pegawai 40% dan Lanjutkan ‘Tradisi’ Suami

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:43 WIB

Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Kejagung Tegaskan Proses Hukum Tetap Jalan

Berita Terbaru