Sudah 28 Terkonfirmasi Positif Covid di Kotim, Dewan Desak Pengawasan Tempat Keramaian Ditingkatkan

- Jurnalis

Kamis, 10 Februari 2022 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I DPRD Kotim, H. Rudianur
Foto Fitri /1tulah.com

Wakil Ketua I DPRD Kotim, H. Rudianur Foto Fitri /1tulah.com

1tulah.com, SAMPIT– Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin mengalami tren kenaikan, dalam dua pekan ini sudah ada 28 orang terkonfirmasi positif. Hal ini memunculkan desakan dari anggota DPRD Kotim agar dilakukan pengawasan secara ketat di tempat-tempat keramaian.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah Rudianur mendukung pengetatan pengawasan di objek wisata untuk mencegah meluasnya penularan COVID-19.

“Kami mendukung pengetatan pengawasan, termasuk di objek wisata. Kita tentu harus mendukung upaya-upaya yang dijalankan pemerintah karena tujuannya untuk kebaikan kita semua. Saat ini kasus COVID-19 meningkat,” kata Rudianur kepada 1tulah.com di Sampit, Kamis (10/2/2022).

Dua pekan terakhir kasus COVID-19 di Kotawaringin Timur meningkat tajam. Hingga Selasa (8/2/2022) tercatat 28 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Dua orang diantaranya harus dirawat di rumah sakit karena memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

Baca Juga :  Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

Perkembangan ini menjadi perhatian serius. Rapat gabungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk meningkatkan penanganan COVID-19 agar tidak meluas.

Rudianur sepakat pengawasan terhadap tempat-tempat keramaian, ditingkatkan. Tempat wisata juga harus diawasi ketat karena berpotensi terjadi kerumunan sehingga berisiko penularan COVID-19.

Pemberlakuan aplikasi PeduliLindungi di tempat wisata seperti di Pantai Ujung Pandaran setiap akhir pekan, dinilai sebagai langkah yang sudah seharusnya dilakukan. Tujuannya untuk memantau mobilitas warga yang berwisata serta mencegah penularan virus mematikan itu.

Sementara itu, dari informasi yang berhasil dihimpun bahwa Penularan COVID-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah mulai memunculkan klaster sekolah yaitu di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotawaringin Timur, sehingga membuat pihak sekolah memutuskan menghentikan pembelajaran tatap muka untuk sementara waktu dan mengalihkan pembelajaran secara luring atau online.

Baca Juga :  Respons Aksi "Reformasi Militer", DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri

“Awalnya ada guru dari sekolah di kecamatan lain yang positif COVID-19 dan kebetulan istrinya bertugas di MAN Kotim ini. Setelah kami lakukan swab, ternyata ada delapan guru di MAN ini yang positif. Makanya PTM (pembelajaran tatap muka) dihentikan sementara,” kata Kepala MAN Kotawaringin Timur, Muhammad Rusidi, dikonfirmasi Kamis (10/2/2022).

Penghentian sementara pembelajaran tatap muka di sekolah yang terletak di Jalan HM Arsyad ini dilakukan sejak Rabu (9/2) hingga 20 Februari 2022 mendatang.

Ini sesuai dengan petunjuk dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri terkait panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi COVID-19.

Saat ini delapan guru yang positif terpapar COVID-19 tersebut sedang menjalani isolasi mandiri. Kondisi mereka cukup baik karena umumnya hanya mengalami gejala ringan dan tidak sampai mengganggu pernapasan.(Fit).

Berita Terkait

H. Tajeri Apresiasi Gerak Cepat Polres Barito Utara Ungkap Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Perbatasan
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat
Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak
Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi
Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!
Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

H. Tajeri Apresiasi Gerak Cepat Polres Barito Utara Ungkap Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Perbatasan

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 12:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak

Selasa, 21 April 2026 - 09:41 WIB

Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi

Selasa, 21 April 2026 - 05:57 WIB

Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!

Selasa, 21 April 2026 - 05:47 WIB

Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’

Berita Terbaru

Perwakilan karyawan PT AKT usai audiensi dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Murung Raya di Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:35 WIB