Ih Ngeriiiii….Buaya di Sungai Kuala Ngamuk, Buruh Bandsaw Dimangsa

- Jurnalis

Sabtu, 15 Januari 2022 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : warga polisi saat mengevakuasi jasad korban setelah ditemukan. Foto.Adi/1tulah.com.

Foto : warga polisi saat mengevakuasi jasad korban setelah ditemukan. Foto.Adi/1tulah.com.

1tulah.com, PULANG PISAU-Buaya di Sungai Kuala mengamuk. Seorang pekerja di bandsaw milik H Adus dimangsa buaya berukuran sekira 5 metr, dan saat ditemukan beberapa bagian tubuh korban sudah tidak utuh lagi, Sabtu (15/01).

Korban yang merupakan warga Batola Kalsel ini, diduga dimangsa buaya Muara Sampang, Desa Paduran Sebangau, Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (13/01) sekira Pukul 15.30 WIB.
Korban diketahui Warga Desa Murung Raya RT.03 Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Batola Provinsi Kalimantan Selatan.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Kurniawan Hartonomenyebtukan, penemuan jasad itu pada Sabtu (15/01) di DAS Sebangau Kuala, Desa Paduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, sekira Pukul 10.00 WIB.

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

“Kondisi korban yang merupakan warga Murung Raya RT.03, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Batola Provinsi Kalimantan Selatan saat ditemukan tidak utuh lagi. Lengan korban sebelah kiri hilang, bagian tubuh ada luka gigitan hewan buas diduga dimangsa buaya,” ucap Kapolres Pulang Pisau AKBP Kurniawan Hartono.

Kapolres menjelaskan, peristiwa korban diduga dimangsa buaya bermula pada Kamis (13/01) sekira Pukul 15.00 WIB.

Kronologis kejadiannya, kata Kapolres, saat korban bersama empat rekannya, yakni Wandi, Fauzi, Amin dan Amin sedang menaikkan kayu galam di atas Lokdek di depan Bandsaw H. Adus yakni, DAS Sebangau di Muara Sampang Desa Panduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Pulang Pisau.

Baca Juga :  Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Saat korban memasang tali untuk menaikkan galam dan posisi korban waktu kejadian sedang berada di bawah air. Tidak berselang lama, Amin melihat korban disambar buaya warna hitam sepanjang kurang lebih 5 meter dari belakang. Kemudian buaya tersebut menyeretnya korban ketengah DAS Sebangau.

“Atas kejadian tersebut warga melaporkan ke Polsek Sebangau Kuala. Anggota Polsek beserta tim gabungan dan dibantu warga langsung melakukan penyisiran untuk pencarian korban dengan menggunakan kelotok dan alkon. Alhamdulillah, jasad korban hari ini bisa ditemukan. Lalu korban dibawa oleh keluarganya ke kampung halamannya di Marabahan untuk dimakamkan,” kata Kapolres.(Adi)

Berita Terkait

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis
BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas
Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok
Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan
Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN
Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti
Gubernur Kalteng dan Pangdam Tanam Pohon di Tumbang Nusa, Perkuat Pencegahan Karhutla

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:47 WIB

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:02 WIB

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Kalteng dan Pangdam Tanam Pohon di Tumbang Nusa, Perkuat Pencegahan Karhutla

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Berita Terbaru